Proyek Tenda Mewah Masjid Agung An Nur Riau Yang Menelah Anggaran Rp42 Miliar Lebih
Diduga Rusak Hanya Akibat Hempasan Hujan, Kualitas Dan Mutu Tenda Electrik Diragukan
Proyek Tenda Mewah Masjid Agung An Nur Riau Yang Menelah Anggaran Rp42 Miliar Lebih dan Konfirmasi media lewat WA yg terlihat terbaca oleh sang Kadis. ***
PEKANBARU, (MTNc) - Tenda Mewah Elektric yang sudah ambruk ke bawah hanya akibat hampasan Hujan. Sementara, jari-jari besi penahannya sudah melengkung alias bengkok-bengkok.
Kerusakan yang terjadi pada payung mewah electrik yang menelan total anggaran Rp42 miliar lebih, menimbulkan keraguan atas daya tahan dan kualitas mutu proyek. Dengan biaya yang cukup besar tersebut, seharusnya tenda tersebut dapat dibangun dengan mempertimbangkan faktor-faktor alam yang muncul termasuk bila derasnya curah hujan.
Kota pekanbaru memang dilanda hujan yang cukup deras pada Sabtu, 25/3/23. Rusaknya tenda tersebut diduga hanya akibat hempasan hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru.
Salah satu aktifis LSM Rony B, Ketua LSM IPPH (Ivestigasi Pemantau Pembangunan dan Hukum). Mengatakan, Tenda Mewah Electrik Masjid Agung An Nur Riau yang menelah anggaran Rp42 miliar lebih itu diragukan kualitas dan kuatintas bahan meterialnya juga ke ahlian dalam tata cara pelaksanaannya, masa di terjang air hujan deras saja bisa seperti itu rusaknya.
Menurut informasi yang kita dapat, proyek tenda mewah elektrik Masjid An Nur Pekanbaru yang menelan anggaran senilai Rp42 miliar lebih, dan pekerjaan tersebut telah molor beberapa kali dari target batas waktu penyelesaian pekerjaan. Yang seharusnya masa kontraknya telah habis pada akhir Desember 2022. Namun Pemprov Riau memberi perpanjangan masa kerja selama 50 hari, hingga 16 Februari 2023 lalu. Juga tak bisa selesai.
Bahkan Pemprov Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum memberikan lagi perpanjangan masa kerja yang ke kedua kalinya selama 40 hari hingga 28 Maret 2023 mendatang. Perpanjang masa kerja ini lagi pesimis tak bisa diselesaikan lagi. Cakap Rony kepada media.
Lanjud Rony, kalau saya tak salah pelaksana tenda mewah Electrik dikerjakan oleh rekanan/kontraktor PT Bersinar Jesstive. Cakapnya. Minggu, 26/3/23.
Lanjut sumber. Sejak awal proyek ini sudah menjadi perbincangan oleh beragam kalangan, termasuk anggota DPRD Provinsi Riau. Yang mempersoalkan terkait penyedotan anggaran yang fantastis alias cukup besar.
Juga Forum Indonesia Transparansi Anggaran (Fitra) Riau, menolak proyek ini. Proyek ini dituding mubazir dan hanya menjadi ajang pencitraan Gubernur Riau Syamsuar
Bahkan Proyek ini sempat didemo oleh sekelompok massa di Kejaksaan Agung. Mereka menyebut-nyebut nama anak Gubernur Riau ikut cawe-cawean di dalam proyek.
Proyek tenda mewah Masjid An Nur juga pernah digugat oleh kontraktor peserta lelang yakni PT Sultana Anugrah di PTUN Pekanbaru. Alasannya, perusahaan pemenang proyek justru penawar tertinggi. Ucap Rony.
Media ini yang meminta tanggapan kepada Arif Kepala Dinas PUPR Prov Riau, melalui WhatsApp pribadinya dengan nomor: +62 853-7457-3xxx, numun hingga tayang berita ini masih belum ada tanggapan atau respon dari dinas yang bersangkutan. Minggu sore, 26/3/23. (Tim/Ris) ***
TERKAIT



Tulis Komentar