Diduga Adanya Pembuatan Spanduk Dan Baliho Sudah Ditentukan Tempat Cetaknya
Usaha Sablon & Reklame RESBHA JAYA Mengeluh Rendahnya Pendapatan
Usaha Sablon & Reklame RESBHA JAYA Mengeluh Rendahnya Pendapatan. ***
BENGKALIS, (MTNc) - Pengusaha sablon Resbha Jaya melakukan aktivutas usaha sablon yang dirasakan pendapatannya sangat minim Penyedia jasa pembuatan baleho, spanduk, stempel, bendera, umbul-umbul sablon baju kaos di Kebun Kapas di Bengkalis, mengeluhkan rendahnya pendapatan, khususnya potensi pasar lokal dalam mengembangkan usaha sablon manual mereka. Resbha Jaya, salah satu nama merek usaha sablon kecil yang ada di Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Bengkalis merasakan pendapatan mereka terus menurun, baik selama pandemi maupun pasca pandemi Covid-19 di Pulau Bengkalis. "Ya, ongkos produksi yang harus kami keluarkan selama ini belum mampu menutupi biaya operasional usaha kami.
Ini karena lemahnya daya saing agar produk yang menghasilkan bisa terserap dengan cepat di pasaran," keluh usaha Resbha Jaya yang dijumpai di warungnya, Selasa, 7 Maret 2023 Dikatakan pemilik usaha Sablon Resbha Jaya lambannya serapan pasar tersebut dipicu, salah satunya ketidakberdayaan mereka dalam melakukan ekspansi lebih luas.
Usaha kecil ini lebih mengandalkan pasar lokal yang segmentasinya tidak seberapa. Sementara kata pemilik usaha, populasi pelaku usaha jasa tersebut semakin meningkat karena adanya monopoli oleh institusi terkait, tanpa mempertimbangkan terjadinya kejenuhan pemasaran akibat persentase pasar yang tersedia tidak seimbang dengan total jumlah produksi yang ada. Selain itu menurut usaha sablon Resbha Jaya, kurangnya minat sablon manual dengan adanya sablon digital alias modern.
Dirinya berharap ada kerja sama pemerintah tidak dapat yang besar yang kecil bagikanlah dengan pengusaha sablon manual yang ada di Kabupaten Bengkalis untuk lebih mempromosikan potensi pariwisata ini dengan menggunakan ikon-ikon kepariwisataan dan lain sebagainya sebagai tema sablon kaos manual, supaya pengusaha sablon manual ini ada pendapatan yang berlebih. ujarnya.
Terkait upaya yang sudah ia lakukan, untuk mengembangkan usaha miliknya, Pondok Sablon yang berpusat di kawasan Kebun Kapas Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Bengkalis, hingga saat ini seluruh peralatan yang digunakan untuk memproduksi kaos tersebut merupakan rakitannya sendiri.
Sehingga ia tidak lagi kesulitan, jika menerima pesanan dalam jumlah besar, yang sebagian besarnya berasal dari instansi pemerintah desa, komunitas atau kelompok kegiatan kemasyarakat lainnya.
Usah Sablon Resbha Jaya berharap, dengan program unggulan Bupati Bengkalis Bermasa, bisa membantu usaha sablon manualnya, dan bisa bangkitkan semangat dan perekonomiannya dari kalangan pengusaha sablon manual ini dengan kualitas baik dan harga yang bersaing.
Sementara itu, Yanto, salah seorang pemilik Distro setempat, juga menyebutkan tingkat persaingan disudah di monopoli usaha yang modal besar, pariwisata Kabupaten Bengkalis, belum mampu menunjukkan tingkat penjualan yang memuaskan.
Menurutnya, untuk langkah percepatan perekonomian yang orderan yang kecil biarlah pengusah kecil. pengusaha sablon Resbha Jaya, salah satunya bisa dilakukan dengan menjalin kemitraan dengan instansi pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis Antara yang memiliki jaringan luas sebagai media berpromosi.
Karena salah satu kendala dikarenakan pembuatan spanduk, Baliho di haruskan tempat yang sudah di tentukan, yang kami alami sekarang, tambahnya lagi adalah ketidakmampuan untuk menyediakan biaya promosi, sehingga dibutuhkan bantuan dari pemerintah daerah untuk membantu pengusaha sablon kecil yang ada di Kota Bengkalis ini. "Yang harus diperhatikan adalah bagaimana pemerintah membagikan pengusaha bermodal besar dengan pengusaha manual oleh penyedia jasa sablon yang jelas. " harapnya. (Safrizal) ***
TERKAIT



Tulis Komentar