Diacara Forum Pembauran Kebangsaan Riau
Pada Acara Parade Bhineka Tunggal Ika, IKNR Tampilkan Budaya Nias
Pada Acara Parade Bhineka Tunggal Ika, IKNR Tampilkan Budaya Nias***
PEKANBARU, (Mediatransnews) - Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR) menampilkan budaya Nias pada acara Parade Bhineka Tunggal Ika yang diselenggarakan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau di Jalan Gajah Mada, Minggu (15/12)
Pada acara parade tersebut IKNR menampilkan Fametou/ famahea ononihalo yang dipragakan oleh mahasiswa Nias riau yang kuliah di Riau yang artinya menjemput pengantin perempuan dari rumah orang tuanya oleh pihak pengantin laki-laki. Dan juga menampilkan tarian khas pulau Nias “Maena†.
Tarian Maena yang cukup menarik perhatian pengunjung. Betapa tidak, Gubernur Syamsuar dan Panitia acara, ikut membaur berjoget dalam tarian maena tersebut.
Keikutsertaan IKNR menampilkan budaya Fametou ononihalö/ famahea ononihalo dan maena merupakan peran serta ketua Umum IKNR Peniel Zalukhu, SH yang baru terpilih tanggal 23/11/2019 lalu melalui musyawarah besar IKNR di dampingi mantan Ketum IKNR Sefianus Zai, SH.
Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada para peserta serta panitia, Melalui acara tersebut ia merasa melihat ture Indonesia melalui budaya dan etnis dari beebagai suku yang ditampilkan.
“Terima kasih telah turut serta dalam acara ini, semoga tahun depan kita bisa buat lagi dengan yang lebih meriah,†ucap Gubri
lebih lanjut disampaikan Gubernur Riau, momen parade kebudayaan ini merupakan salah satu cara untuk mewujudkan etnis, budaya, ras, dan suku yang berbeda namun satu kesatuan dalam NKRI, Sesuai dengan makna Bhinneka Tunggal Ika.
Untuk itu, mengajak seluruh penonton dan tamu undangan untuk selalu melestarikan budaya serta menjaga kesatuan melalui perbedaan yang ada.
“Sangat penting bagi kita menjaga kerukunan, karena Indonesia sendiri merdeka melalui keberagaman yang dimilikinya,†pungkasnya. Tutup Gubri.
Sementara Ketua Umum IKNR Peniel Zalukhu, SH yang dampingi mantan Ketum IKNR Sefianus Zai, SH kepada media menyampaikan, keikut sertaan warga IKNR dalam parade Bhinneka Tunggal Ika ini, merupakan suatu kebanggaan bagi kita suku Nias karena dengan dilaksanakan acara ini kita dapat membaur dan saling mengenal budaya suku lainnya, jelas Ketum IKNR.(Rls)***
Pada acara parade tersebut IKNR menampilkan Fametou/ famahea ononihalo yang dipragakan oleh mahasiswa Nias riau yang kuliah di Riau yang artinya menjemput pengantin perempuan dari rumah orang tuanya oleh pihak pengantin laki-laki. Dan juga menampilkan tarian khas pulau Nias “Maena†.
Tarian Maena yang cukup menarik perhatian pengunjung. Betapa tidak, Gubernur Syamsuar dan Panitia acara, ikut membaur berjoget dalam tarian maena tersebut.
Keikutsertaan IKNR menampilkan budaya Fametou ononihalö/ famahea ononihalo dan maena merupakan peran serta ketua Umum IKNR Peniel Zalukhu, SH yang baru terpilih tanggal 23/11/2019 lalu melalui musyawarah besar IKNR di dampingi mantan Ketum IKNR Sefianus Zai, SH.
Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada para peserta serta panitia, Melalui acara tersebut ia merasa melihat ture Indonesia melalui budaya dan etnis dari beebagai suku yang ditampilkan.
“Terima kasih telah turut serta dalam acara ini, semoga tahun depan kita bisa buat lagi dengan yang lebih meriah,†ucap Gubri
lebih lanjut disampaikan Gubernur Riau, momen parade kebudayaan ini merupakan salah satu cara untuk mewujudkan etnis, budaya, ras, dan suku yang berbeda namun satu kesatuan dalam NKRI, Sesuai dengan makna Bhinneka Tunggal Ika.
Untuk itu, mengajak seluruh penonton dan tamu undangan untuk selalu melestarikan budaya serta menjaga kesatuan melalui perbedaan yang ada.
“Sangat penting bagi kita menjaga kerukunan, karena Indonesia sendiri merdeka melalui keberagaman yang dimilikinya,†pungkasnya. Tutup Gubri.
Sementara Ketua Umum IKNR Peniel Zalukhu, SH yang dampingi mantan Ketum IKNR Sefianus Zai, SH kepada media menyampaikan, keikut sertaan warga IKNR dalam parade Bhinneka Tunggal Ika ini, merupakan suatu kebanggaan bagi kita suku Nias karena dengan dilaksanakan acara ini kita dapat membaur dan saling mengenal budaya suku lainnya, jelas Ketum IKNR.(Rls)***
TERKAIT



Tulis Komentar