Diduga Proyek CekDam Siluman
Baru Seumur Jagung Sudah Rusak, Masyarakat Minta Pertanggung Jawaban Pihak Terkait
Baru Seumur Jagung Sudah Rusak, Masyarakat Minta Pertanggung Jawaban Pihak Terkait***
LAMPUNG UTARA, (MTN) - Pekerjaan Proyek Tanpa Papan Nama Mulai Pekerjaan Hingga Selesai Masyarakat Setempat Tidak Tau Apa-Apa alias tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut.
Pekerjaan Proyek Pembuatan Cekdam Pembagian Air Aliran Sawah Yang Terletak Di Dusun 1 Kampung Sawah Desa Sindang Agung Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara.
Alhasil Pembangunan tersebut menuai Perhatian kritikan dari Masyarakat. Pasalnya Pekerjaan Tersebut Di Duga Proyek Siluman karena tidak ada plang atau papan nama kegiatan. Alhasil pekerjaan yang Baru Seumur Jagung setelah di kerjakan Sudah Rusak. Hal ini diduga dikerjakan asal jadi alias di kerjakan tidak Sesuai Bestek.
Berdasarkan Pemantauan TIM IWO dan media ini Dilapangan/Lokasi Dusun 1 Kampung Sawah, Desa Sindang Agung, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara bahwa Pekerjaan Tersebut Terlihat yang Belum lama selesai.
Namun Setelah Tim iwo Bersama TIM AWPI dan media yang Melihat Langsung Ternyata Memang Belum Lama Selesai.Tapi Ada Beberapa Kejanggalan yang terdapat pada kegiatan tersebut.Yakni: Keberadaan Pondasi Diatas Tanah Timbunan. Bukan Pondasi Galian dan Juga Siring Pasang aliran air sudah jebol/Rusak di beberapa Titik. Pekerjaan Tersebut Dikhawatir Tidak Mampu Bertahan Lama. Apalagi pada musim Hujan di pastikan Pondasi Tersebut akan Jebol karena Tidak Kuat Menahan Air.
“Menurut Keteranagan Agus Warga Setempat yang mempunyai Hak Milik Kebun Kopi Diatas Lokasi Cekdam Ketika Dikonfirmasi Tim Media Di lokasi Cekdam, pada Sabtu (07-07-2018) Agus Mengatakan. Saya juga khawatir pak, jika airnya penuh maka kebun kopi saya akan terendam air dan juga saya gak tau menau adanya pekerjaan ini di dusun kampung sawah ini, karena sebelumnya tidak ada satupun Pelaksana Kegiatan Memberi Tahu kepada saya, padahal Lokasi diatas Cekdam Ini Kebon Kopi saya pak. Tegasnyaâ€
“Selang Beberapa Waktu Pada Hari yang sama Tim Media Konfirmasi Dengan Kadus 01 Kampung Sawah, Desa Sindang Agung, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara Di kediamannya. Kadus pun Menjelaskan Keronologis awalnya. "mengatakan" Saya Berasama Masyarakat Membuat Proposal Beberapa BulanLalu dan Mengajukannya Ke dinas Pertanian Propinsi Lampung Melalui Anggota DPRD Provinsi Lampung Yang Memang Putra Daerah Setempat. isi Proposal Tersebut Masyarakat Minta Bantuan Cekdam Untuk Pembagian Air Pada Airan Sawah Dusun ini.
Namun Kami Dengan Sudah Ada Bangunan Cekdam Di desa ini.Tepat Didusun 01 Desa Sindang Agung. Nah kami kaget juga pak, info dari warga setempat Kegiatan Bangunan Cekdam itu sudah selesai. Tapi kata warga saya dari awal kegiatan gak ada papan Proyeknya. yaitu papan informasi.Jadi masyarakat juga gak tau asal-usul bantuan Tersebut. apa itu dari anggaran Provinsi atau dari kabupaten. Wah ini yang namanya Proyek Siluman Pak? Terang Kadus.
Lanjutnya kadus, Saya Sebagai Kepala Dusun juga Kecewa kepada Pelaksana Kegiatan Proyek Cekdam ini. Mereka Tamu Tapi datang dan pergi semaunya tanpa pamit, apalagi kegiatan itu baru seumur jagung sudah rusak. Pas Hujan Turun nanti saya akan ajak warga meninjau Lokasi Cekdam yang akan minta bantuan Media untuk dipublikasikan jika ambruk kena tumbur air hujan.
Maka dalam persoalan ini wagra setempat minta pertanggung jawaban Pelaksananya. Kami sebagai Perwakilan Masyarakat Minta Kepada Pihak Terkait Agar Bertindak Tegas Dengan Pekerjaan Proyek Cekdam Ini. Karena warga mau pekerjaannya bagus sesuai Dengan RAB.dan Awet bermanfaat bagi warga setempat, Pungkasnyaâ€.(Rasyid-IWO)***
Pekerjaan Proyek Pembuatan Cekdam Pembagian Air Aliran Sawah Yang Terletak Di Dusun 1 Kampung Sawah Desa Sindang Agung Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara.
Alhasil Pembangunan tersebut menuai Perhatian kritikan dari Masyarakat. Pasalnya Pekerjaan Tersebut Di Duga Proyek Siluman karena tidak ada plang atau papan nama kegiatan. Alhasil pekerjaan yang Baru Seumur Jagung setelah di kerjakan Sudah Rusak. Hal ini diduga dikerjakan asal jadi alias di kerjakan tidak Sesuai Bestek.
Berdasarkan Pemantauan TIM IWO dan media ini Dilapangan/Lokasi Dusun 1 Kampung Sawah, Desa Sindang Agung, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara bahwa Pekerjaan Tersebut Terlihat yang Belum lama selesai.
Namun Setelah Tim iwo Bersama TIM AWPI dan media yang Melihat Langsung Ternyata Memang Belum Lama Selesai.Tapi Ada Beberapa Kejanggalan yang terdapat pada kegiatan tersebut.Yakni: Keberadaan Pondasi Diatas Tanah Timbunan. Bukan Pondasi Galian dan Juga Siring Pasang aliran air sudah jebol/Rusak di beberapa Titik. Pekerjaan Tersebut Dikhawatir Tidak Mampu Bertahan Lama. Apalagi pada musim Hujan di pastikan Pondasi Tersebut akan Jebol karena Tidak Kuat Menahan Air.
“Menurut Keteranagan Agus Warga Setempat yang mempunyai Hak Milik Kebun Kopi Diatas Lokasi Cekdam Ketika Dikonfirmasi Tim Media Di lokasi Cekdam, pada Sabtu (07-07-2018) Agus Mengatakan. Saya juga khawatir pak, jika airnya penuh maka kebun kopi saya akan terendam air dan juga saya gak tau menau adanya pekerjaan ini di dusun kampung sawah ini, karena sebelumnya tidak ada satupun Pelaksana Kegiatan Memberi Tahu kepada saya, padahal Lokasi diatas Cekdam Ini Kebon Kopi saya pak. Tegasnyaâ€
“Selang Beberapa Waktu Pada Hari yang sama Tim Media Konfirmasi Dengan Kadus 01 Kampung Sawah, Desa Sindang Agung, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara Di kediamannya. Kadus pun Menjelaskan Keronologis awalnya. "mengatakan" Saya Berasama Masyarakat Membuat Proposal Beberapa BulanLalu dan Mengajukannya Ke dinas Pertanian Propinsi Lampung Melalui Anggota DPRD Provinsi Lampung Yang Memang Putra Daerah Setempat. isi Proposal Tersebut Masyarakat Minta Bantuan Cekdam Untuk Pembagian Air Pada Airan Sawah Dusun ini.
Namun Kami Dengan Sudah Ada Bangunan Cekdam Di desa ini.Tepat Didusun 01 Desa Sindang Agung. Nah kami kaget juga pak, info dari warga setempat Kegiatan Bangunan Cekdam itu sudah selesai. Tapi kata warga saya dari awal kegiatan gak ada papan Proyeknya. yaitu papan informasi.Jadi masyarakat juga gak tau asal-usul bantuan Tersebut. apa itu dari anggaran Provinsi atau dari kabupaten. Wah ini yang namanya Proyek Siluman Pak? Terang Kadus.
Lanjutnya kadus, Saya Sebagai Kepala Dusun juga Kecewa kepada Pelaksana Kegiatan Proyek Cekdam ini. Mereka Tamu Tapi datang dan pergi semaunya tanpa pamit, apalagi kegiatan itu baru seumur jagung sudah rusak. Pas Hujan Turun nanti saya akan ajak warga meninjau Lokasi Cekdam yang akan minta bantuan Media untuk dipublikasikan jika ambruk kena tumbur air hujan.
Maka dalam persoalan ini wagra setempat minta pertanggung jawaban Pelaksananya. Kami sebagai Perwakilan Masyarakat Minta Kepada Pihak Terkait Agar Bertindak Tegas Dengan Pekerjaan Proyek Cekdam Ini. Karena warga mau pekerjaannya bagus sesuai Dengan RAB.dan Awet bermanfaat bagi warga setempat, Pungkasnyaâ€.(Rasyid-IWO)***
TERKAIT



Tulis Komentar