Sedot Dana APBN Miliaran Rupiah
Pembangunan Jalinsum Di Duga Di Kerjakan Asal Jadi
Inilah Kondisi Pembangunan Jalinsum yang Di Duga Di Kerjakan Asal Jadi***
BELAMBANGAN UMPU (Sumsel) - Pembangunan jalan rabat beton untuk bahu jalan di jalan lintas tengah sumatra tempatnya di sepanjang jalan lintas tengah dari kampung bumi ratu sampai dengan kampung jarang umpu kecamatan belambangan umpu kabupaten way kanan di duga di kerjakan Asal jadi
Jalan rabat beton yang di bangun untuk bahu jalan Aspal di jalan lintas sumatra tersebut yang mengunakan Anggaran APBN nilainya miliaran Rupiah, Namun pekerjaan itu asal jadi.
Hal itu di katakan Fito Aliestiadi, Ketua Ikatan Wartawan Inline (IWO) kabupaten way kanan kepada awak media rabu sore 24/10/2018. Menurut Fito, pembangunan rabat beton untuk bahu jalan itu mestinya di gali terlebih dahulu dan di kasih batu lalu di cor mengunakan adukan semen supaya ada kekuatan.
"kalau seperti ini gimana mau kuat di lewati mobil berat seperti mobil tronton puso mobil batubara dan banyak lagi mobil berat lainya, jalan tersebut pasti hancor padahal pembangunan bahu jalan ini sudah pas manfaatnya untuk mengunakan jalan, jadi percuma kalau di bangun asal-asalan."ujar fito.
Fito juga menambahkan dikarenakan pembangunan rabat beton yang di kerjakan tidak merata bahkan jalan yang ada jurangnya pun tidak di rabat, akhirnya para pengguna jalan, seperti sepeda motor enggan melalui karena takut tergelincir.
"Sangat di sayangkan negara sudah mengeluarkan dana miliaran rupiah melalui dana APBN, namun tidak ada manfaatnya, oleh karena itu saya berharap para pekerja supaya membangun rabat beton itu harus di kerjakan sesuai dengan spec dan rapnya, sehingga hasilnya mutunya dapat di rasakan dan bermanfaat bagi masyarakat" harapnya.
Terpisah saat di konfirmasi oleh awak media, Aryani (40) selaku pemantau pekerjaan tersebut, berdalih bahwa tidak tau menau soal harus di gali semua atau tidak karena mereka hanya sesuai dengan perintah atasan."
"Kalu soal itu tak tau kami hanya ikut perintah atasan yang jelas kalau tanahnya sejajar dengan jalan Aspal baru kami gali tanahnya sebaliknya kalau tanahnya lebih rendah dari aspal kami timbun dengan batu lalu di cor"Jelas Aryani dengan singkat (Mukti)***
Jalan rabat beton yang di bangun untuk bahu jalan Aspal di jalan lintas sumatra tersebut yang mengunakan Anggaran APBN nilainya miliaran Rupiah, Namun pekerjaan itu asal jadi.
Hal itu di katakan Fito Aliestiadi, Ketua Ikatan Wartawan Inline (IWO) kabupaten way kanan kepada awak media rabu sore 24/10/2018. Menurut Fito, pembangunan rabat beton untuk bahu jalan itu mestinya di gali terlebih dahulu dan di kasih batu lalu di cor mengunakan adukan semen supaya ada kekuatan.
"kalau seperti ini gimana mau kuat di lewati mobil berat seperti mobil tronton puso mobil batubara dan banyak lagi mobil berat lainya, jalan tersebut pasti hancor padahal pembangunan bahu jalan ini sudah pas manfaatnya untuk mengunakan jalan, jadi percuma kalau di bangun asal-asalan."ujar fito.
Fito juga menambahkan dikarenakan pembangunan rabat beton yang di kerjakan tidak merata bahkan jalan yang ada jurangnya pun tidak di rabat, akhirnya para pengguna jalan, seperti sepeda motor enggan melalui karena takut tergelincir.
"Sangat di sayangkan negara sudah mengeluarkan dana miliaran rupiah melalui dana APBN, namun tidak ada manfaatnya, oleh karena itu saya berharap para pekerja supaya membangun rabat beton itu harus di kerjakan sesuai dengan spec dan rapnya, sehingga hasilnya mutunya dapat di rasakan dan bermanfaat bagi masyarakat" harapnya.
Terpisah saat di konfirmasi oleh awak media, Aryani (40) selaku pemantau pekerjaan tersebut, berdalih bahwa tidak tau menau soal harus di gali semua atau tidak karena mereka hanya sesuai dengan perintah atasan."
"Kalu soal itu tak tau kami hanya ikut perintah atasan yang jelas kalau tanahnya sejajar dengan jalan Aspal baru kami gali tanahnya sebaliknya kalau tanahnya lebih rendah dari aspal kami timbun dengan batu lalu di cor"Jelas Aryani dengan singkat (Mukti)***
TERKAIT



Tulis Komentar