Diduga Korban Pembunuhan
Bendahara UPT Disdik Kec. Hiliduho Kab Nias Meninggal
Bendahara UPT Disdik Kecamatan Hiliduho yang diduga korban Pembunuhan***
MEDIATRANSNEWS, GUNUNG SITOLI - Bendahara UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Hiliduho Kabupaten Nias Sumatera Utara, Amirudin Gulo, alias Ama Rohani (50 th) tewas bersimbah darah diruangan UPT Puskesmas Hiliduho karena diduga korban pembunuhan akibat tusukan pisau di lehernya tembus dbelakang kepala dan beberapa tusukan lagi di bagian tubuh lainnya.
Peristiwa ini terjadi di jalan umum ketika korban hendak menuju tempatnya bertugas di Kecamatan Hiliduho, sekitar pukul 10 : 30 wib Selasa pagi menjelang siang tadi (06/02).
Menurut informasi yang dihimpun media ini, kejadian tersebut berlokasi di jalan raya menuju arah Alasa km 13, tepatnya di Desa Onowaembo dusun IV Hiligara Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli.
Dari beberapa sumber informasi yang tak mau disebut namanya mengatakan, kejadian ini diketahui ketika salah seorang supir mobil pick-up menuju arah Alasa saat melintas di TKP melihat korban tergeletak di pinggir jalan dan berteriak minta tolong.
"Melihat korban dalam keadaan gawat, kemudian pengendara mobil pick-up tersebut berhenti di salah satu sekolah yang tidak jauh dari TKP, lalu memberitahu apa yang ia lihat kepada beberapa orang di tempat tersebut. Jelasnya sumber.
“Pak, disana ada penikaman, nampaknya korban memakai calana dinas PNS tolong dilihat,†Ucap sumber menirukan pengendara mobil pik-up.
Sesaat setelah mendapatkan informasi dimaksud, sumber bersama beberapa rekannya menuju TKP dan ia melihat korban berlumur darah tergeletak di pinggir jalan bersama sepeda motornya. Korban berteriak minta tolong sambil menyebut nama salah satu jabatan diduga pelaku. Kemudian, sumber (saksi) menuju kantor UPT Disdik dan Puskesmas Hiliduho untuk memberitahu apa yang ia saksikan di TKP.
Kepala UPT Disdik Kecamatan Hiliduho Eliaki Telaumbanua saat dikonfimasi, di Puskesmas Hiliduho di mana korban sedang ditangani, mebenarkan kalau korban adalah bendahara UPT Disdik Hiliduho dan telah menghembuskan nafas terakhir, ucapnya Eliyaki
Eliyaki menambahkan penjelasannya bahwa korban adalah salah seorang bendahara dikantornya dan diduga sedang membawa uang gaji para guru di Kecamatan ini, yang di perkirakan sekitar lima ratus tiga puluh juta rupiah, jelasnya.
Di tempat yang sama Kepala UPT Dinas kesehatan Kecamatan Hiliduho, Sebastian F Mendrofa kepada sejumlah media saat diwawancarai mengatakan , dari hasil penanganan sementara, korban meninggal dunia akibat luka tusukan pada bagian leher depan tembus hingga ke belakang, kepala bagian kiri belakang, kepala bagian atas telinga kiri dan bahu sebelah kiri, dan terlalu banyak darah yang sudah keluar, jelasnya
Masih di Puskesmas, Kapolsek Hiliduho AKP Desraman Jaya Hia, SE saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, kejadian tersebut sekitar pukul 10 : 30 Wib hari Selasa pagi (06/02)siang tadi, tepatnya di Jalan raya arah Hiliduho menuju Alasa di Desa Onowaembo Dusun VI Hiligara Kecamatan Gungsitoli.
Lanjutnya Kapolsek mengatakan dalam penjelasannya Ketika ada informasi dari Masyarakat setempat bersamaan Saat itu kami sedang melakukan patroli bersama dua personil lainnya yakni Brigadir J. Malau dan Brigadir Satria Siregar, di TKP kami melihat korban bersimbah darah dan dengan segera melakukan pertolongan membawa korban ke Puskesmas Hiliduho,â€jelas kapolsek.
Kapolsek menambahkan bahwa di TKP selain menemukan korban, juga mengamankan barang bukti antara lain satu unit sepeda motor milik korban dan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Jelas Kapolsek.
“Semua barang bukti tersebut telah kita amankan di Polsek Hiliduho, sedangkan kejadian ini telah kita laporkan kepada Kapolres Nias,†terang kapolsek
Pantauan Media ini di lapangan, Korban saat ini sudah di bawa ke rumahnya di Desa Hiliweto Kecamatan Gido Kabupaten Nias.
Pelaku masih dalam pencarian , atas nama terduga masih belum diketahui hingga berita ini di turunkan. (Aro Ndraha/Mtnc)***
Peristiwa ini terjadi di jalan umum ketika korban hendak menuju tempatnya bertugas di Kecamatan Hiliduho, sekitar pukul 10 : 30 wib Selasa pagi menjelang siang tadi (06/02).
Menurut informasi yang dihimpun media ini, kejadian tersebut berlokasi di jalan raya menuju arah Alasa km 13, tepatnya di Desa Onowaembo dusun IV Hiligara Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli.
Dari beberapa sumber informasi yang tak mau disebut namanya mengatakan, kejadian ini diketahui ketika salah seorang supir mobil pick-up menuju arah Alasa saat melintas di TKP melihat korban tergeletak di pinggir jalan dan berteriak minta tolong.
"Melihat korban dalam keadaan gawat, kemudian pengendara mobil pick-up tersebut berhenti di salah satu sekolah yang tidak jauh dari TKP, lalu memberitahu apa yang ia lihat kepada beberapa orang di tempat tersebut. Jelasnya sumber.
“Pak, disana ada penikaman, nampaknya korban memakai calana dinas PNS tolong dilihat,†Ucap sumber menirukan pengendara mobil pik-up.
Sesaat setelah mendapatkan informasi dimaksud, sumber bersama beberapa rekannya menuju TKP dan ia melihat korban berlumur darah tergeletak di pinggir jalan bersama sepeda motornya. Korban berteriak minta tolong sambil menyebut nama salah satu jabatan diduga pelaku. Kemudian, sumber (saksi) menuju kantor UPT Disdik dan Puskesmas Hiliduho untuk memberitahu apa yang ia saksikan di TKP.
Kepala UPT Disdik Kecamatan Hiliduho Eliaki Telaumbanua saat dikonfimasi, di Puskesmas Hiliduho di mana korban sedang ditangani, mebenarkan kalau korban adalah bendahara UPT Disdik Hiliduho dan telah menghembuskan nafas terakhir, ucapnya Eliyaki
Eliyaki menambahkan penjelasannya bahwa korban adalah salah seorang bendahara dikantornya dan diduga sedang membawa uang gaji para guru di Kecamatan ini, yang di perkirakan sekitar lima ratus tiga puluh juta rupiah, jelasnya.
Di tempat yang sama Kepala UPT Dinas kesehatan Kecamatan Hiliduho, Sebastian F Mendrofa kepada sejumlah media saat diwawancarai mengatakan , dari hasil penanganan sementara, korban meninggal dunia akibat luka tusukan pada bagian leher depan tembus hingga ke belakang, kepala bagian kiri belakang, kepala bagian atas telinga kiri dan bahu sebelah kiri, dan terlalu banyak darah yang sudah keluar, jelasnya
Masih di Puskesmas, Kapolsek Hiliduho AKP Desraman Jaya Hia, SE saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, kejadian tersebut sekitar pukul 10 : 30 Wib hari Selasa pagi (06/02)siang tadi, tepatnya di Jalan raya arah Hiliduho menuju Alasa di Desa Onowaembo Dusun VI Hiligara Kecamatan Gungsitoli.
Lanjutnya Kapolsek mengatakan dalam penjelasannya Ketika ada informasi dari Masyarakat setempat bersamaan Saat itu kami sedang melakukan patroli bersama dua personil lainnya yakni Brigadir J. Malau dan Brigadir Satria Siregar, di TKP kami melihat korban bersimbah darah dan dengan segera melakukan pertolongan membawa korban ke Puskesmas Hiliduho,â€jelas kapolsek.
Kapolsek menambahkan bahwa di TKP selain menemukan korban, juga mengamankan barang bukti antara lain satu unit sepeda motor milik korban dan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Jelas Kapolsek.
“Semua barang bukti tersebut telah kita amankan di Polsek Hiliduho, sedangkan kejadian ini telah kita laporkan kepada Kapolres Nias,†terang kapolsek
Pantauan Media ini di lapangan, Korban saat ini sudah di bawa ke rumahnya di Desa Hiliweto Kecamatan Gido Kabupaten Nias.
Pelaku masih dalam pencarian , atas nama terduga masih belum diketahui hingga berita ini di turunkan. (Aro Ndraha/Mtnc)***
TERKAIT



Tulis Komentar