Aksi Bejat Seorang Ayah Kandung
Akibat Kurang Iman, Ayah Tega Perkosa Anak Kandung
Hartono (40) warga Sindang Agung kecamatan Tanjung Raja kabupaten Lampung Utara saat menjalani Pemeriksaan dimapolres Lampura***
MEDIATRANSNEWS, LAMPUNG UTARA - Aksi Bejat Seorang Ayah Kandung Hartono (40) warga Sindang Agung kecamatan Tanjung Raja kabupaten Lampung Utara, pasalnya telah tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang berinisial FLD (11) sebanyak dua kali, Kamis (02/11). tersangka diamankan dikediamannya istri muda nya di Desa Sindang Agung Kecamatan Tanjung Raja sekitar pukul 01.00 WIB.
"Menurut Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, yang diwakili oleh Kasat Reskrim Akp Syahrial mengungkapkan Hartono melakukan perbuatan bejatnya di rumah mantan istrinya sendiri di desa Sindang Agung kecamatan Tanjung Raja kabuptaen setempat, tersangka diamankan berdasarkan laporan ibu korban yakni, Winarsih (33)." Winarsih sendiri merupakan mantan istri tersangka Hartono yang sudah bercerai,"ungkapnya. Kamis(2711/17).
Dijelaskan Kasat, tersangka sudah Dua (2) kali melakukan perbuatan keji tersebut yang pertama tersangka melakukan di kediamannya yakni pada tanggal 13 juni 2017 dimana tersangka mencium kening korban memeras susu korban, serta untuk yang kedua dilakukan di rumah ibu korban tanggal 06 Agustus 2017. pada saat itu korban sedang tidur lalu tersangka masuk lewat pintu bekas warung.
"tersangka melakukan hal itu sekitar pukul 23.30 WIB, dimana korban pada saat itu sedang tidur," ujar dia..Lanjutnya...Tidak hanya itu agar perbuatannya tidak dilihat oleh korban tersangka dengan sengaja mematikan lampu kamar anaknya tersebut, Namun, walaupun tersangka mematikan lampu korban masih mengetahui itu bahwa ayah kandungnya sendiri dengan tersangka. Mengenai
untuk hasil visum sendiri lanjut kasat korban mengalami luka robek bagian dalam kelaminnya, serta untuk hasil bercak sperma yang terdapat di dalam kelamin korban itu merupakan sperma ayahnya sendiri. "Korban merupakan anak kedua tersangka yang masih kelas 6 sekolah dasar,"tutur Kasat.
"Saat korban berinisial FLD (11) ditanya oleh piaknya yang berwajib (polisi) korban menjelaskan bahwa itu benar ayahnya sendiri karena saat dirinya disetubuhi dirinya mencium bau badan ayahnya sendiri, dan dia juga mengetahui cara berbicara ayahnya karena ayahnya gagap kalau berbicara. (Rasyid) ***
"Menurut Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, yang diwakili oleh Kasat Reskrim Akp Syahrial mengungkapkan Hartono melakukan perbuatan bejatnya di rumah mantan istrinya sendiri di desa Sindang Agung kecamatan Tanjung Raja kabuptaen setempat, tersangka diamankan berdasarkan laporan ibu korban yakni, Winarsih (33)." Winarsih sendiri merupakan mantan istri tersangka Hartono yang sudah bercerai,"ungkapnya. Kamis(2711/17).
Dijelaskan Kasat, tersangka sudah Dua (2) kali melakukan perbuatan keji tersebut yang pertama tersangka melakukan di kediamannya yakni pada tanggal 13 juni 2017 dimana tersangka mencium kening korban memeras susu korban, serta untuk yang kedua dilakukan di rumah ibu korban tanggal 06 Agustus 2017. pada saat itu korban sedang tidur lalu tersangka masuk lewat pintu bekas warung.
"tersangka melakukan hal itu sekitar pukul 23.30 WIB, dimana korban pada saat itu sedang tidur," ujar dia..Lanjutnya...Tidak hanya itu agar perbuatannya tidak dilihat oleh korban tersangka dengan sengaja mematikan lampu kamar anaknya tersebut, Namun, walaupun tersangka mematikan lampu korban masih mengetahui itu bahwa ayah kandungnya sendiri dengan tersangka. Mengenai
untuk hasil visum sendiri lanjut kasat korban mengalami luka robek bagian dalam kelaminnya, serta untuk hasil bercak sperma yang terdapat di dalam kelamin korban itu merupakan sperma ayahnya sendiri. "Korban merupakan anak kedua tersangka yang masih kelas 6 sekolah dasar,"tutur Kasat.
"Saat korban berinisial FLD (11) ditanya oleh piaknya yang berwajib (polisi) korban menjelaskan bahwa itu benar ayahnya sendiri karena saat dirinya disetubuhi dirinya mencium bau badan ayahnya sendiri, dan dia juga mengetahui cara berbicara ayahnya karena ayahnya gagap kalau berbicara. (Rasyid) ***
TERKAIT



Tulis Komentar