Diduga Banyak Oknum Yang Terlibat Demi Kepentingan Pribadi

LSM Mitra DPW Riau Resmi Laporkan Kegiatan BM BPJN Riau Ke Kajati Riau

Ketua DPW LSM Mitra, Lokasi Proyek, Ruang Lingkup Proyek dan Bukti Tanda Terima Laporan Pengaduan. ***

RIAU, (MTNc) -  Ketua DPW Riau LSM MITRA resmi buat laporan pengaduan ke Kejaksaan Tinggi Riau, terkait hasil temuan tim pada kegiatan BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau) yang dikelola oleh Satker wilayah I Jalan Nasional Riau pada tahun anggaran 2022-2024. Kamis, 19/6/25.

Anggaran Pendapatan Belanja Negara yang fantastis cukup besar yang yang disalurkan melalui  kementerian pekerjaan umum Bina Marga. Kegiatan Pekerjaan Preservasi Rehabilitasi Jalan Sp. Batang–Sp.Kulim, Sp.Batang–Sp.Terminal dan Bts.Kota Dumai–Duri (MYC) pada Tahun 2022-2024.

Dengan dua kegiatan tersebut diatas yang dikelola Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau melalui Satker Wilayah I Provinsi Riau dengan nilai anggaran, Pekerja Preservasi Rehabilitasi Jalan Sp. Batang–Sp.Kulim, dan Sp.Batang–Sp.Terminal dan Bts.Kota Dumai–Duri (MYC) Tahun 2022-2024 Dengan Nilai anggaran Rp.136.022.187.000,00,- Kontraktor pelaksana PT. Bangun Mitra Abadi Nomor kontrak:HK.02.03/Bb23-Wil 1.R2/2022/01.

Pekerjaan kegiatan Rekonstruksi Jalan simpang Batang-simpang Kulim Tahun 2024 dengan nilai anggaran Rp.69.435.786.000 kontraktor pelaksana PT. Chandra Cipta Sarana.

Pekerjaan yang sudah terlaksana membuat banyak masyarakat bertanya-tanya dari hasil kinerja Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau melalui Satker PJN Wilayah I Riau, dari segi kualitas mutu yang sudah terlaksana dilapangan hingga kini sudah pada retak, pecah-pecah alias rusak berat.

Lokasi Pekerjaan Preservasi Rehabilitasi Jalan Sp.Batang, Sp.Kulim, Sp.Batang–Sp.Terminal dan Bts.Kota Dumai–Duri (MYC) ada beberapa titik pekerjaan 9 itim lokasi yang harus dikerjakan oleh rekanan mulai dari daerah Duri menuju Kota Dumai.

Ketua LSM Mitra DPW Riau Martinus Zebua, SH menjelaskan,"dari hasil penelitian dan investigasi kami dilapangan diduga banyak penyelewengan atau kecurangan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, beberapa bulan yang lalu tim kami sudah melakukan konfirmasi atau klarifikasi kepada Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau namun hasil dari jawaban tidak sesuai kenyataan nya dilapangan".

Maka dari itu, kasus ini kami laporkan di Kejaksaan Tinggi Riau agar dapat dipertanggungjawabkan oleh oknum-oknum yang mengambil kesempatan nya untuk mencuri uang Negara.

Dengan laporan melalui LSM Kita ini. Kita berharap kepada kejaksaan tinggi Riau agar segera juga dilakukan panggilan kepada orang-orang yang telah kami terangkan didalam laporan kami, pungkasnya Martinus Zebua, SH kepada media ini saat konferensi pers dikantornya, 19/6/25. Ucapnya.

Harapan kami dari LSM MITRA DPW Riau kepada Kejaksaan Tinggi Riau, mari kita bersama-sama menindak oknum-oknum yang terlibat didalam pelaksanaan kegiatan yang kami maksud, karena sangat kuat dugaan kami. " banyak mafia untuk memuluskan hingga kegiatan ini merupakan sebuah praktek mereka demi kepentingan pribadi", harap dan Ucap MZ yang juga aktif sebagai Advokat.(Red/Tim) *** Bersambung


TERKAIT