Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 03 Juni 2020
INDEX BERITA

Wagubri Menilai Ketahanan Pangan Merupakan Hal Penting
RN Ketua DPC BPAN, Angkat Bicara Terkait Galian C Illegal Di Rohul
Ranperda Revisi RPJMD 2017-2020 Kota Pekanbaru Ditolak Gubernur
Gerakan Nahdlatul Ulama Riau Peduli Covid-19
DPC IKNR Siak Hulu Bagikan Sembako Dan Masker Kepada Warga
Upaya Pemutus Rantai Covid-19, Sekda Pemkab Lampung Utara Turut Membagikan Masker
SDN 01 Semuli Raya Nyaris Ambruk, Kades Semuli Raya Angkat Bicara

Pemerintah Berikan Bantuan Untuk Peserta JKN-KIS Kelas III
Warga Desa Tanah Merah Terima Bantuan Tahap 2
Satgas Nias Peduli Covid-19 Riau Berbagi Kasih Dan Berkat
KJB Salurkan Bantuan Menyentuh Masyarakat
Polres Lampura Bagikan Sembako Tahap Ke Empat
Hamdani Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Minta Usut Kasus Pengusiran Wartawan
LSM Dan Masyarakat, Menduga Walikota Gusit Sebagai Benteng Sang Kades
Victor Parulian, Nafsu Proyek Tak Terbendung Pada Saat Rakyat Lapar
Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Pembunuhan LJF
Kepala Desa Baru Siak Huku M, Haris CH Bagikan 300 Masker Sama Warganya
Pengurus MOI Riau Audensi Dengan Kominfo Prov Riau
Anotona Nazara, SE, Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kampar Masa Bahkti 2019-2024


Diduga Salah Gunakan DD, Masyarakat Laporkan Edieli Batee
AN. Nazara, Akan Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kampar Periode 2019-2024

Nasional
Kondisi Uadara
Kualitas Kondisi Udara Di Provinsi Riau Sudah Mulai Membaik

Selasa, 24/09/2019 - 23:43:49 WIB
Kualitas Udara Di Provinsi Riau Sudah Mulai Membaik***
 
PEKANBARU, (MTN) - Kualitas udara di Provinsi Riau mulai membaik pasca hujan yang terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Riau. Sebelumnya dilaporkan, Provinsi Riau menetapkan status Darurat Pencemaran Udara, Senin (23/9) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menunjukkan konsentrasi debu polutan PM10 di Pekanbaru pada Selasa (24/9/2019) pukul 19.00 terpantau di angka 99,84 mikrogram/m³. Adapun ambang batas normal PM10 yang diperbolehkan adalah 150 mikrogram/m³.

Angka ini menunjukkan kualitas udara di wilayah Kota Pekanbaru berada dalam kategori Sedang (51-150 mikrogram/m³). Kondisi ini dapat dikatakan jauh membaik dari sebelumnya yang berada pada level Berbahaya.

Sementara itu, dari data BMKG juga dapat dilihat sejumlah daerah yang masih berada dalam kategori Tidak Sehat, yakni Jambi dengan konsentrasi PM10 sebesar 197,38 mikrogram/m³ (kategori tidak sehat), Palembang, Sumatera Selatan dengan konsentrasi PM10 sebesar 305,76 mikrogram/m³ (kategori sangat tidak sehat), dan kota Sampit, Kalimantan Tengah dengan konsentrasi PM10 sebesar 186,44  mikrogram/m³ (kategori tidak sehat). ***





() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved