Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 10 Juli 2020
INDEX BERITA

DPW MOI Riau: Minta Wako Dan DPRD Pekanbaru Copot Badria Rikasari Dari Plt Sekwan
Miliaran Dana Publikasi Media Di DPRD Kota Pekanbaru Diduga Ajang Korupsi
Menkuham Yasona Laoly Berhasil Bawa Pulang Maria Pauline Ke Indonesia
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kampar Sesali Sikap Pemda Kampar
Yan Prana Jaya, Mantan Kepala Bappeda Siak Yang Kini Menjabat Sekdaprov Riau Diperiksa Di Kejati Ria
LSM IPPH, Minta Pihak Dinas Terkait Dan Sekolah Transparan
Gampangnya Pihak Disdik Dan Sekolah Merespon Surat Keterangan Domisili Dan Miskin
Masrianto Muis: Minta Kepada Pihak PT. Indomarco Agar Diterima Pekerja Bongkar Muat
Bagian Betis VL Memar Dan Membiru Dan RM Luka Di Luntut
Muflihun, Devenitif Sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Riau
Bupati Kampar Tabur 100.000 Ekor Benih Ikan
RDP Komisi II DPRD Kampar Bersama Lima Puluh Kepala Desa
Pesawat Tempur TNI AU Jatuh Di Pemukiman Warga
Gubri: Mengajak Pejabat Yang Baru Dilantik Untuk Sama-sama Bekerja Keras
Pemangkasan Dana Publikasi Mengundang Kekecewaan Madia
Terkait Kerjasama Media, Kadis Kominfo Kampar Tidak Jawab Konfirmasi Wartawan
EM Penganiayaan DH Resmi Di Tetapkan Sebagai Tersangka
A. Nazara, Anggota DPRD Kampar Kunjungi Korban Dampak Ledakan Tungku PT. RPS
Keberadaan Green Hotel Perawang Diduga Tanpa IMB Dan Izin Lainnya
Raja Adnan: Kepala Dinas Selaku Pengguna Anggaran Yang Paling Bertanggung Jawab
Diduga Akibat Pabrik Meledak, Beberapa Karyawan Cidera Dan Rumah Warga Rusak
Nias Peduli Covid-19 Riau Kembali Berbagi Kasih Dan Berkat Tahap II
Kapolres Pelalawan AKBP Indra W, S.IK Berikan Penghargaan Beprestasi
Anggota DPRD Pekanbaru Berjanji Mengusut Persoalan Bantuan Covid
Wagubri Menilai Ketahanan Pangan Merupakan Hal Penting
Nasional
Munas HIMNI Tinggal Hitung Hari
Ingin Jadi Kandidat Ketum HIMNI..? Pelajari Dulu Syaratnya

Kamis, 08/08/2019 - 16:28:06 WIB
Wakil Sekjen HIMNI, Ya'atulo Gulö***
 
JAKARTA, (MTN) - Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) tinggal menghitung hari. Salah satu agendanya adalah memilih Pengurus DPP HIMNI Periode 2019-2023, termasuk memilih ketua umum yang baru. Ingin melamar jadi Ketua Umum HIMNI? Simak dulu syaratnya!

Menurut Wakil Sekjen HIMNI, Ya'atulo Gulö, syarat Ketua Umum HIMNI telah diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) Pasal 6 ayat 4, bunyinya:
 
“yang bersangkutan harus menjadi anggota HIMNI sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun terakhir terus menerus, dan atau pernah menjadi pengurus Dewan Pengurus Cabang, Dewan Pengurus Daerah, Dewan Pengurus Pusat, Pendiri dan atau pernah menjadi Pimpinan tertinggi salah satu organisasi masyarakat Nias. Khusus Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Wakil Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum dan Wakil Bendahara Umum diharuskan berdomisili di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek)”.
 
“Itu syarat umum, syarat itu berdasarkan AD/ART saat ini, dalam munas diusulkan untuk merubah AD/ART, sehingga (peraturan itu mungkin) bisa berubah,” kata Ya'atulo Gulö, yang juga Sekretaris Panitia Munas HIMNI V,  Kamis (8/8/2019).


Menurut Ya’atulö, definisi “Pimpinan tertinggi salah satu organisasi masyarakat Nias” dalam ketentuan tadi adalah Pimpinan tertinggi ormas yang didirikan sesuai UU Keormasan. “Jadi kalau hanya ketua paguyuban atau komunitas tidak bisa masuk kriteria,” katanya.


Selain itu, menurut AD/ART Pasal 1 butir h disebutkan bahwa calon ketua umum wajib “Selalu menjunjung tinggi nama baik kehormatan HIMNI, tidak pernah memfitnah, mencela atau memberikan pernyataan yang mengganggu kehormatan dan nama baik HIMNI".
 
“Dan dalam butir i ditegaskan bahwa domisili Ketua Umum di Jabodetabek harus bisa dibuktikan dengan KTP,” katanya.


Ya'atulö menjelaskan, selain syarat umum di atas ada lagi syarat khusus yang nanti akan diatur dalam rancangan tata cara pemilihan ketua umum.
 
“Seperti apa syarat khusus yang dimaksud belum bisa dijelaskan karena harus diatur terlebih dulu dalam rancangan tersebut,” katanya.
 
Munas HIMNI V bakal digelar pada 23 – 25 Agustus 2019 di Green Forest Hotel, Bogor, Jawa Barat. Selain memilih ketua umum, maksud dan tujuan diselenggarakannya acara bertemakan “Nias Pulau Impian” ini untuk mengesahkan Perubahan AD/ART dan menetapkan Program Kerja HIMNI 2019-2023.


Diperkirakan sekitar 400 orang yang terdiri dari MPO, DPD dan DPC HIMNI se-Indonesia, ditambah 100 undangan lainnya akan menghadiri acara yang akan dibuka oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly itu.


“Saat ini Sekjend HIMNI sedang mendata peserta yang akan hadir,” kata Ketua Panitia Munas HIMNI V, Penyabar Nakhe, Rabu (7/8/2019) kemarin.
 
“Untuk urusan akomodasi, transportasi Bus disediakan panitia untuk menjemput peserta di Bandara Halim Perdana Kusuma, Bandara Soekarno – Hatta dan salah satu stasiun kereta api di Jakarta,” sambung Penyabar. (Rilis)***



Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved