Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 19 Maret 2019
INDEX BERITA

Intruksi Jokowi Diduga Di Abaikan Oleh Instansi Terkait
Bupati Inhil HM Wardan Ikuti Tabligh Akbar Dan Istighosah
Rapat Persiapan Kampar Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi Riau
Pemkab Bengkalis Terima Piagam Penghargaan Nirwasita Tantra
Sekda Kampar Hadiri Pelantikan Bupati Siak
Muslimah Catur: Perlu Sinergi PKK Kabupaten Dan PKK Desa
Alfedri Resmi Dilantik Menjadi Bupati Siak Difinitif
Polres Kampar Ungkap Pengedar Narkoba Jenis Sabu
Pencuri Rantai Alat Berat Di Ringkus Jajaran Polsek Siak Hulu
Suami Instri Diduga Sengkokol Aniaya Pelajar Dibawah Umur
Taja Sosialisasi Empat Pilar Ke Masyarakat
Siak Prioritaskan Perbaikan Layanan Publik
Gubri H. Syamsuar Terima Audiensi Dewan Pendidikan Prov Riau
Wakil Bupati Inhil Hadiri Pekan Panutan
Sekda Inhil Sambangi Ditjen Daglu Kemendag RI
DPRD Kab. Way Kanan Lakukan Hearing Internal Dengan Dua Perusahaan
Muslimawati Catur Kunjungi UP2K Desa
Babinsa Koramil 02 Rambah Bersama Polres Rohul Seleksi Calon Paskibra Rohul
Wagubri Sidak Se Badan Penghubung Provinsi Riau
Wabup Inhil Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Inhil Tahun 2020
Wagubri Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2019 Di Jakarta
Fakir Miskin Di Kabupaten Pelalawan Dapat Teratasi
Bupati Inhil Sambut Kedatangan Kepala BPKP Riau
Muslimawati: Majukan PKK Desa Seluruh Komponen Desa Menyatu
Sekda Kampar Hadiri Rakornas Bersama Bawaslu RI
Daerah
Lakukan Hearing Internal
DPRD Kab. Way Kanan Lakukan Hearing Internal Dengan Dua Perusahaan

Kamis, 14/03/2019 - 08:20:37 WIB
DPRD Kab. Way Kanan Lakukan Hearing Internal Dengan Dua Perusahaan***

 
WAY KANAN - Delapan kepala kampung, terkait keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan dan Corporate Social Responsibility (CSR), di ruang rapat utama DPRD Way Kanan.

Hadir dalam Hearing tersebut perwakilan PTPN VII dan PT.PLP, Wakil Ketua DPRD Way Kanan A. Haris Nasution, Ketua Komisi III DPRD Way Kanan, dan sejumah anggota Komisi III. Sementara dari pihak Kepala Kampung tampak hadir Kakam Gedung Riang, Gedung Jaya, Gedung Batin, Sri Rejeki, Bumi Agung dan Way Limau, Giri Harjo serta Kepala Kampung Tanjung Dalam.

“Kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat, kondisinya memang rusak parah dan sudah cukup lama kita dengar keluhan dari masyarakat. Karena itu melalu hering pada hari ini yang mana kita kumpulkan delapan Kepala kampung yang terkena dampak dari kedua perusahaan ini, dan kita hadirkan pula perwakilan PTPN VII dan PT PLP untuk duduk bersama dan menyelesaikan permasalah yang ada di lapangan,” terang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan Haris Nasution, Rabu (13/3/2019).

Haris, menambahkan hearing menghasilkan kesepakatan kedua perusahaan kepada delapan kepala Kampung, yang mana apabila kesapakatan ini tidak dilaksanakan oleh PTPN VII dan PT PLP akan diadakan hearing ke-dua.

“Kami akan melakukan hearing kedua yang akan menghadirkan Dinas Perhubungan, Kabag Hukum dan Polres serata aparat lainnya yang bersangkutan dengan masalah ini dan nantinya kita membuat kesepakatan tertulis, bila hearing pertama ini kedua perusahaan tidak menjalankan kesepakatan yang telah di sampaikan pada hari ini,” tutupnya.

Di tempat terpisah manager PT PLP Dodi menyambut baik adanya hearing yang dilakukan oleh komisi III DPRD Way Kanan yang mana menghadirkan delapan Kepala Kampung dan kedua perusahaan menyangkut keluhan masyarakat diantarnya. Mengenai CSR dan jalan yang rusak,  PT PLP sudah ada program untuk masyarakat sekitarnya, cuma hanya saja belum teragenda khusus CSR.

“Jadi untuk CSR mengapa belum teragenda khusus dikarenakan ada sesuatu kendala yang lain, yang mana sewaktu kami mengusulkan CSR ternyata harus ada yang dilaksanakan terlebih dahulu. Sebab untuk kebijakan soal CSR sendiri ada komite khusus yang membidangi masalah CSR makanya saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri mengenai masalah CSR,” terangnya.

“Sedangkan untuk hasil rapat hearing pada hari ini, apa yang dibahas dan saran dari wakil ketua DPRD akan saya sampaikan ke perusahaan dan perusahaan harus mengikuti apa yang telah di sepakati. Untuk masalah jalan di daerah Tanjung Dalam kita komitmen akan memperbaiki jalan yang dikeluhkan oleh masyarakat,” tutupnya.

Di tempat yang sama Kepala Kampung Giri Harjo Arta Gusmara, mengatakan hasil rapat hearing tidak menghasilkan kesepakatan yang pasti.

“Untuk masalah CSR ini yang belum menghasilkan kesepakatan, dikarenakan komite yang khusus menangani masalah CSR tidak hadir dalam rapat hearing, sedangkan pak Dodi sendiri bagian operasional jadi beliau tidak bisa mengambil keputusan dikarenakan buka ranahnya,” terangnya.

Arta, menambahkan untuk masalah CSR dari berdirinya kedua perusahaan ini, tidak ada sama sekali CSR untuk masyarakat Kampung yang berbatas langsung dengan PT PLP.

“Cuma kalau pas masuk bulan puasa dan lebaran ada bingkisan dari perusahaan hanya sebatas itu saja, sedang untuk CSR Sampai sekarang tidak ada,” ungkapnya.

Arta mewakili Kepala Kampung lainnya mengharapkan kepada anggota DPRD komisi III agar adanya rapat hearing lanjutan, yang mana menghadirkan Komite CSR dari PT PLP agar menghasilkan kesepakatan yang jelas.

“Jangan sampai kami yang kena imbasnya dari masalah CSR, polusi dan masalah yang ditimbulkan oleh perusahaan dan yang dapat enaknya kampung lain yang tidak ada sangkut paut langsung dengan PT PLP,” terangnya(Mukti)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved