Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 05 Juni 2020
INDEX BERITA

Kapolres Pelalawan AKBP Indra W, S.IK Berikan Penghargaan Beprestasi
Anggota DPRD Pekanbaru Berjanji Mengusut Persoalan Bantuan Covid
Wagubri Menilai Ketahanan Pangan Merupakan Hal Penting
RN Ketua DPC BPAN, Angkat Bicara Terkait Galian C Illegal Di Rohul
Ranperda Revisi RPJMD 2017-2020 Kota Pekanbaru Ditolak Gubernur
Gerakan Nahdlatul Ulama Riau Peduli Covid-19
DPC IKNR Siak Hulu Bagikan Sembako Dan Masker Kepada Warga
Upaya Pemutus Rantai Covid-19, Sekda Pemkab Lampung Utara Turut Membagikan Masker
SDN 01 Semuli Raya Nyaris Ambruk, Kades Semuli Raya Angkat Bicara

Pemerintah Berikan Bantuan Untuk Peserta JKN-KIS Kelas III
Warga Desa Tanah Merah Terima Bantuan Tahap 2
Satgas Nias Peduli Covid-19 Riau Berbagi Kasih Dan Berkat
KJB Salurkan Bantuan Menyentuh Masyarakat
Polres Lampura Bagikan Sembako Tahap Ke Empat
Hamdani Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Minta Usut Kasus Pengusiran Wartawan
LSM Dan Masyarakat, Menduga Walikota Gusit Sebagai Benteng Sang Kades
Victor Parulian, Nafsu Proyek Tak Terbendung Pada Saat Rakyat Lapar
Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Pembunuhan LJF
Kepala Desa Baru Siak Huku M, Haris CH Bagikan 300 Masker Sama Warganya
Pengurus MOI Riau Audensi Dengan Kominfo Prov Riau
Anotona Nazara, SE, Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kampar Masa Bahkti 2019-2024


Diduga Salah Gunakan DD, Masyarakat Laporkan Edieli Batee
Inderagiri Hulu
Walau GMT Tidak Melintas di Langit Inhu
Ratusan Jamaah Masjid AR Rahman Rengat Tetap Lakukan Salat Gerhana

Kamis, 10/03/2016 - 08:06:32 WIB
Walau GMT Tidak Melintas di Langit Inhu, Ratusan Jamaah Masjid AR Rahman Rengat Tetap Lakukan Salat Gerhana***
 
MEDIATRANSNEWS, INHU - Walau tidak dilintasi GMT (Gerhana Matahari Total) dan tidak ada himbauan dari pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, namun ratusan jemaah Masjid Raya Ar Rahman Rengat tetap lakukan salat khusuf.

Salat khusuf atau salat gerhana matahari itu diikuti oleh sedikitnya 300 jemaah. Salat mulai dilakukan sekitar pukul 07.15 WIB.

Dari pengakuan salah seorang jamaah, pelaksanaan salat gerhana itu merupakan inisiatif dari pengurus dan para jamaah.

"Ini inisiatif kita aja. Tujuannya, selain menunaikan ibadah sunat, ini merupakan bentuk dan ungkapan rasa syukur kita kepada Allah Swt sebagai Zat pencipta alam semesta ini," sebut salah seorang jamaah, Rizal (35) saat ditemui GoRiau.com di Rengat.

Seperti pasan Khatib tadi, gerhana matahari ini merupakan fenomena alam yang sangat langkah dan jarang terjadi. Begitu besar dan dansyatnya kekuasaan Allah yang harus disyukuri hambanya.

"Karena pelaksanaan salat gerhana ini yang pertama kali kita laksanakan, sebelumnya pengurus atau imam masjid membacakan tata cara salat," jelasnya.

Masih kata Rizal, adapun petugas salat gerhana tersebut yakni, H Wildan selaku imam dan Masradon selaku khatib.

Rizal mengaku, walau penomena alam itu tidak melintas di langit Inhu, namun dirinya mengaku bahwa merasakan adanya perubahan cahaya saat gerhana itu terjadi.

"Dalam hitungan detik, langit Rengat yang sebelumnya cerah sontak berobah menjadi sedikit agak gelap, hingga cerah seperti semula. Puji syukur atas kebesaranmu ya Allah," tutur Rizal.***





() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved