Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 05 Juli 2020
INDEX BERITA

Gampangnya Pihak Disdik Dan Sekolah Merespon Surat Keterangan Domisili Dan Miskin
Masrianto Muis: Minta Kepada Pihak PT. Indomarco Agar Diterima Pekerja Bongkar Muat
Bagian Betis VL Memar Dan Membiru Dan RM Luka Di Luntut
Muflihun, Devenitif Sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Riau
Bupati Kampar Tabur 100.000 Ekor Benih Ikan
RDP Komisi II DPRD Kampar Bersama Lima Puluh Kepala Desa
Pesawat Tempur TNI AU Jatuh Di Pemukiman Warga
Gubri: Mengajak Pejabat Yang Baru Dilantik Untuk Sama-sama Bekerja Keras
Pemangkasan Dana Publikasi Mengundang Kekecewaan Madia
Terkait Kerjasama Media, Kadis Kominfo Kampar Tidak Jawab Konfirmasi Wartawan
EM Penganiayaan DH Resmi Di Tetapkan Sebagai Tersangka
A. Nazara, Anggota DPRD Kampar Kunjungi Korban Dampak Ledakan Tungku PT. RPS
Keberadaan Green Hotel Perawang Diduga Tanpa IMB Dan Izin Lainnya
Raja Adnan: Kepala Dinas Selaku Pengguna Anggaran Yang Paling Bertanggung Jawab
Diduga Akibat Pabrik Meledak, Beberapa Karyawan Cidera Dan Rumah Warga Rusak
Nias Peduli Covid-19 Riau Kembali Berbagi Kasih Dan Berkat Tahap II
Kapolres Pelalawan AKBP Indra W, S.IK Berikan Penghargaan Beprestasi
Anggota DPRD Pekanbaru Berjanji Mengusut Persoalan Bantuan Covid
Wagubri Menilai Ketahanan Pangan Merupakan Hal Penting
RN Ketua DPC BPAN, Angkat Bicara Terkait Galian C Illegal Di Rohul
Ranperda Revisi RPJMD 2017-2020 Kota Pekanbaru Ditolak Gubernur
Gerakan Nahdlatul Ulama Riau Peduli Covid-19
DPC IKNR Siak Hulu Bagikan Sembako Dan Masker Kepada Warga
Upaya Pemutus Rantai Covid-19, Sekda Pemkab Lampung Utara Turut Membagikan Masker
SDN 01 Semuli Raya Nyaris Ambruk, Kades Semuli Raya Angkat Bicara
Pelalawan
Media Massa Salah Satu Akses Utama Memberikan Informasi-informasi Terkini
Pemangkasan Dana Publikasi Mengundang Kekecewaan Madia

Minggu, 14/06/2020 - 13:50:22 WIB
Prasenda S, SH Penerima Mandat yang terpilih sebagai Ketua DPC PPWI kabupaten Pelalawan***
 
PELALAWAN, (Mediatransnews.com) - Ketua dewan Pimpinan Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Pelalawan terpilih, Pranseda Simanjutak SH, sangay menyayangkan Pemerintah Daerah yang memangkas Anggaran kerjasama Publikasi Media di tengah Pandemi Covid-19.

 "Peran media Massa dalam memberikan informasi perkembangan dan penanganan wabah yang mematikan ini, baik dari pemerintah Pusat mapun dari pemerintah daerah misalnya. Wartawan menjadi tuntutan utama masyarakat untuk mendapat berbagai informasi yang benar dan akurat," kata Pranseda S penerima Mandat DPC PPWI Pelalawan ini, Sabtu (13/6/2020).

Pranseda Simanjuntak, SH mengatakan. Media Massa, menjadi sebuah akses utama yang dibutuhkan dalam memberikan informasi-informasi terkini, baik keberhasilan pelaksanaan program pembangunan SDM, Ekonomi masyarakat, pembangunan Infrastruktur, SDA, Hukum, Politik, Wirausahaan dan terlebih penanganan Covid-19. Dengan demikian, sejatinya Perusahaan Pers Indonesia akan mendapat perhatian serius pemerintah di berbagai daerah.

"Semestinya pemerintah daerah akan memberikan perhatian serius sesuai arahan Dewan Pers yang meminta pemerintah daerah agar memberikan perhatian kepada media massa dan wartawannya, karena media dan pelaku Jurnalistik menjadi kelompok yang terdampak Covid-19 juga," ujarnya.

Selain itu juga, kata Sekretaris DPC LSM KPKN pelalawan ini, wartawan merupakan profesi yang rentan terpapar Covid-19. Kendatipun ditengah pandemi Covid-19 namun wartawan tetap menjalankan tugas dan fungsinya diberbagai medan peliputan yang berpotensi resiko tinggi.

Hal ini di katakan Pranseda Simanjuntak SH, karena menyinggung anggaran Kerjasama Publikasi Media di DPRD Kabupaten Pelalawan yang sampai detik ini belum dilaksanakan.

Selain kerjasama publikasi tersebut belum dimulai di Bidang Sekretriat Dewan (Sekwan) dan bahan ada angin-angin informasi bahwa anggran kerjasama publikasi di Lembaga Parlementaria itu telah dipangkas untuk dana penanggulangan Covid-19.

Jikan benar hal itu, tentunya dianggap bahwa pemangkasan Anggaran dana kerjasama publikasi media massa itu di DPRD Pelalawan dinilai merupakan kebijakan yang akan menuai protes dari para Perusahan Pers dan Wartawan terhadap Dewan.

"Seyogianya anggaran publikasi media di DPRD tersebut ditambah agar sosialisasi perkembangan Covid-19 lebih masif sampai ke masyarakat," kata Pranseda, kesalnya.

Memang betul, Pemda (Kominfo) memiliki media sosial dan situs resmi. Walaupun sedemikian dan tidak mencukupi kebutuhan informasi masyarakat tanpa adanya sport kontrol sosial yang lebih besar dalam menentukan informasi perkembangan penanganan Covid-19 ini.

"Tidaklah bijak jika anggaran publikasi itu dipangkas, seharusnya ditambah agar media mendapat porsi anggaran tambahan di tengah pandemi Covid-19 ini," ungkapnya.

Pranseda berharap kepada pemerintah untuk menyadari bahwa penyebarluasan berbagai informasi pembangunan daerah termasuk informasi penanganan Covid-19, disajikan oleh media massa setiap harinya. Ini merupakan bukti peran media disegala lini informasi pembangunan. Untuk itu, pemerintah harus membuka mata akan peran media yang patut memberikan perhatian melalui penambahan anggaran kerjasama publikasi dan bukan dipangkas atau dikurangin.

"Kami dari Organisasi PPWI Pelalawan, meminta pemerintah jernih dan cermat dalam menerapkan kebijakan anggaran, terutama anggaran media massa dalam menghadapi Covid-19 ini. sebab, Issue Covid-19 ini masih terus berlangsung sampai batas waktu yang belum ditentukan, artinya pemerintah harus benar-benar mengkaji dan mempertimbangkan kebijakan pemangkasan alokasi anggaran yang sangat dibutuhkan oleh media massa," harapnya.

Menurutnya, Pemangkasan anggaran publikasi media di DPRD Pelalawan, dipastikan akan mengundang kekecewaan dari berbagai pemilik media dan wartawannya yang menilai kebijakan itu sangat merugikan dan tidak menghargai peran media dalam realisasi program perkembangan pembangunan daerah. (Rls)***



Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved