Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 02 April 2020
INDEX BERITA

DPRD Riau Bagi-Bagi Hand Sanitizer Gratis Kepada Masyarakat Khususnya GO-JEK
DPRD Riau Bagi-Bagi Hand Sanitizer Gratis Kepada Masyarakat Khususnya GO-JEK
LSM: Desak Kapolres Kampar Tangkap Penampung Illegal Logging Serta Pemilik Somel
Tekait Pengadaan Genset Di RSUD Rohul, LSM Suratin Bupati Rohul
Upika Siak Hulu Laksanakan Upaya Pencegahan Virus Covid -19 Di 12 Desa
Minta Uang Sejumlah Rp90Jt, Ust Haryono Resmi Di Polisikan Oleh Ripo Rizki
Resmi Laporkan SPBU No 14.284.655 Ke Pertamina Pemasaran Cabang Pekanbaru
M. Haris Ch: Seluruh Pemilik Tempat Warung Tuak Agar Ditutup Untuk Sementara
Ismail Somasi Pimpinan Borgolnews.Com dan Nuansadunia.Com
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Tinjau Lokasi Jembatan
Kepala Desa Baru Lakukan Kegiatan Penyimprotan
Terkait Maraknya Illegal Loging, Lembaga IPSPK3 RI Telah Melaporkan Ke Polda Riau

Komisi IV DPRD Riau Kunker Ke Kab. Rohul
Direktur RSUD AA Abaikan UU Pers No. 40 Tahun 1999 dan UU KIP No.14 2008
Kapolda Riau Gelar Apel Operasi Kontijensi Aman Nusa II
Polsek Sungkai Selatan Ringkus Satu Pelaku Yang Diduga Bandar Narkoba
Eet Ketua DPRD Riau Minta Pemerintah Segera Menutup Tempat Hiburan Malam
LSM Akan Segera Laporkan Pihak Dinas ESDM Dan Rekanan
Polda Riau Siap Menjalankan Perintah Dalam Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19
LSM Minta Kepada Instansi Terkait Di Berikan Sanksi Atau Cabut Izin SPBU 14.284.655
Terkait Pengadaan Genset Di RSUD Rohul, dr. Novil Reykel Pengumuman Dari LPSE Itu Tidak Banar
MKKS Tingkat SMP SE Lampura Di Pusatkan Di SMPN 03 Kotabumi
Harapkan Rekom Plt.Bupati Untuk Membangun Jembatan Alternatif Dari Anggaran DD 2020
Kapolsek Bukit Kemuning Saksikan Personilnya Beri Tutorial Buat Antiseptik Sendiri
Pekanbaru
Analisa Dan Telaah BPK RI Tentang Peruntukan Dan Mekanisme Pengunaan DAK
Pemko Pekanbaru Diduga Langgar Perpres No 141 Tahun 2018, Tentang DAK Fisik Tahun Anggaran 2019

Jumat, 13/03/2020 - 22:45:56 WIB
Gedung Kantor Walikota Pekanbaru. (Ft: Net)***
 
PEKANBARU, (Mediatransnews)  - Dana Alokasi Khusus ( DAK ) untuk Pemerintah Kota Pekanbaru sebesar Rp. 32.000.000.000 rawan disalah gunakan, pasalnya dana tersebut merupakan sisa dana DAK beberapa tahun Sebelumnya yang seharusnya terdapat dalam saldo kas Daerah, namun berdasarkan Temuan BPK RI Perwakilan Riau tahun 2018 dana itu raib, karena tidak ditemukan dalam Kas, diduga menyimpang.

Diketahui atas audit BPK tahun 2018 itu, bahwa pihak Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Bendahara terkait, menyatakan bahwa dana DAK tersebut digunakan untuk kegiatan rutin pemerintah Kota Pekanbaru, sehubungan Pemerintah mengalami devisit keuangan.

Namun berdasarkan analisa dan telaah pihak BPK, tanggapan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut tidak dapat diterima, karena baik secara penggunaan maupun keberadaan dana DAK tersebut sudah tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

Menurut pemerhati tindak pidana koruspi di Kota Pekanbaru, dana DAK adalah dana yang seharusnya digunakan untuk mendanai kegiatan fisik khusus urusan pemerintah daerah yang merupakan urusan pusat di daerah, sesuai ketentuan dan Juknis dana DAK, dan tidak boleh digunakan pada peruntukan lain.

"Dana DAK itu sudah diatur peruntukannya dan mekanisme penggunaanya, yang jelas itu tidak boleh digunakan untuk kegiatan lain diluar DAK, apapun alasanya, karena di Perpres No.141 tahun 2018 itu sudah sangat jelas diatur," kata pemerhati korupsi itu.

Menurutnya jika terdapat dana DAK di kas Bendahara Umum Daerah, sisa penggunaan tahun-tahun berjalan, maka hanya boleh digunakan pada peruntukan yang sama sesuai kebutuhan daerah.

Peraturan memang memberikan peluang untuk digunakan Dana DAK pada peruntukan lain yang bersifat penunjang kegiatan sebesar 5%, sehingga jika benar Pemko Pekanbaru menggunakan dana DAK itu mencapai 35 Miliar, maka ini  Diduga mekanggar Perpres No 141 Tahun 2018

Untuk keseimbangan berita dalam hal tersebut di atas, media ini yang berhasil mengkonfirmasikan kepada Irba kabag humas pemko pekanbaru melalui WhatsApp nya dengan No 08117572XXX,  sangat disayangkan walau terlihat dan terbaca oleh sang kabag humas pemko pekanbaru, namun tayangnya berita ini masih belum mendapat tanggapan. (Red/Adc)***





() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved