Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 24 Januari 2020
INDEX BERITA

Tiga Terkena Banjir Puluhan Hektar Lahan Petani Terendam
Speed Boat Angkut 19 TKI dari Rupat Ke Malaysia Karam
Gugatan Ke LAMR Bengkalis Berakhir Sudah
Jalan Akses Menuju SDN 3 Bandar Agung Terendam Banjir
Sertijab Kejari Lampura Berjalan Hidmat
Ratusan Ketua RT Dan RW Demo Di Kantor Wali Kota Pekanbaru
MKKS Gelar Rapat Perdana DI SMP PRIMA Kotabumi
Kapolsek Perhentian Raja Dan TNI Serta Satpol PP Kab.Kampar Turun Gunung
Ketua DPRD Riau Eet Minta BNN Riau Dites Urine Para Kepala Daerah
Kejari Lampura Kunjungi Kantor PD-IWO
Sudah 3 Tahun Jembatan Kotabumi Tengah Barat Rusak
28 Desa Akan Gelar Pilkades Serentak
DPD LAN Riau Dan Beberapa DPC LAN Se Riau Segera Dilantik
Instruksi DPRD Ke Bupati Amril Soal Peredaran Narkoba
Kapolsek Perhetian Raja Tangkap Pelaku Pengeroyokan
Nikmati Sabu, Oknum Satpol PP Digrebek Polisi
Jafar Mantan Kades Bukit Batu Ditahan Jaksa
‎PERTINA Bengkalis Akan Gelar Pertandingan Tinju Di Lapangan Tugu
Terkait Tenggelamnya Siswa Kelas IV SDN I Abung Jayo
6 Orang Bakar Lahan Di Tahan Polres Bengkalis
Pernyataan Keseriusan Ketua DPRD Riau Eet
Polsek Kampar Kiri Hilir Amankan 4 Pelaku Judi Domino
Komunitas BKI Lampung Gelar Silaturahmi Di Kota Bumi
KNPI Bengkalis Gelar Pleno Persiapan Musda
Kapolres Bengkalis; Karhula Di Rupat Utara Kini Tinggal Pedinginan
Daerah
Terkait Program PTSL
Diduga Pokmas Desa Suka Maju Pungut Biaya Sertifikat Berpariasi

Kamis, 09/01/2020 - 23:50:28 WIB
Diduga Pokmas Desa Suka Maju Pungut Biaya Sertifikat Berpariasi***
 
LAMPURA, (Mediatransnews) - Dalam Pelaksanaan Program Pemerintah Pusat yang disalurakan ke Provinsi dan kabupaten berupa Pembuatan Sertifikat melalui PTSL yang dikelola oleh kelompok masyarakat berdasarkan hasil musyawarah bersama masyarakat dan perangkat Desa Setempat.

Dalam Program tersebut sudah jelas aturan Perbubnya yaitu biaya pembuatan sertifikat warga dikenakan biaya Rp200.000/Buku. Namun Menurut Informasi yang dihimpun Tim Media dilapangan bahwa yang terjadi di Desa Suka Maju Kecamatan Abung Tinggi.

1. Pungutan Biaya Tersebut berpariasai, mulai dari Rp350.000/Buku sampai Dengan Rp1.000.000/Buku, yang Dikelola Oleh Pokmas.

2. Menjabat dan Menjadi Ketua Pelaksana Kegiatan itu berdasarkan musyawarah. Siapa yang menunjuk orang tersebut sebagai ketua. Jika ditunjuk atau dipilih secara resmi oleh masyarakat harus secara Tertulis baru syah ?.

3. Dalam proses pelaksanaan dimulai harus memiliki Berita acara resmi yang di tanda tangani oleh masyarakat serta diketahui oleh kepala desa. Yang turut serta bertanggung jawab jika dikemudian hari ada Kendala.

“Ketika Tim Media Konfirmasi Dengan Agus Eko saputra selaku Ketua Pokmas beberapa hari lalu. Agus mengatakan bahwa kegiatan itu sudah selesai. Dan tidak ada masalah, dan yang saya ambil hanya Rp350.000/Buku dari 172 buku didesa sukamaju. Jika lebih dari 350.000 itu isu tidak benar. Dan saya punya bukti berita acara dan tanda tangan masyarakat yang menerima buku sertifikat, terangnya”.

Lanjutnya, saya minta jangan dipermasalahkan pekerjaan ini. Karena Pj Kades juga Turut Mengetahui. Memang sebagai Pokmas tidak harus ada SK Tertulis, yang Penting aparat Desa tau aja sudah syah! Desa suka maju termasuk paling kecil biayanya dibanding desa lain yang ada di kecamatan abung Tinggi ” kata Agus”.

Dalam hal tyersebut Tim  media minta kepada pihak penegak hukum atau yang tergabung dalam Tim Saber Pungli dilampung utara. Bertindak tegas agar program pemerintah pusat tersalur sebagai mana mestinya yang di harapkan msayarakat. (Tim)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved