Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 31 Mei 2020
INDEX BERITA

DPC IKNR Siak Hulu Bagikan Sembako Dan Masker Kepada Warga
Upaya Pemutus Rantai Covid-19, Sekda Pemkab Lampung Utara Turut Membagikan Masker
SDN 01 Semuli Raya Nyaris Ambruk, Kades Semuli Raya Angkat Bicara

Pemerintah Berikan Bantuan Untuk Peserta JKN-KIS Kelas III
Warga Desa Tanah Merah Terima Bantuan Tahap 2
Satgas Nias Peduli Covid-19 Riau Berbagi Kasih Dan Berkat
KJB Salurkan Bantuan Menyentuh Masyarakat
Polres Lampura Bagikan Sembako Tahap Ke Empat
Hamdani Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Minta Usut Kasus Pengusiran Wartawan
LSM Dan Masyarakat, Menduga Walikota Gusit Sebagai Benteng Sang Kades
Victor Parulian, Nafsu Proyek Tak Terbendung Pada Saat Rakyat Lapar
Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Pembunuhan LJF
Kepala Desa Baru Siak Huku M, Haris CH Bagikan 300 Masker Sama Warganya
Pengurus MOI Riau Audensi Dengan Kominfo Prov Riau
Anotona Nazara, SE, Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kampar Masa Bahkti 2019-2024


Diduga Salah Gunakan DD, Masyarakat Laporkan Edieli Batee
AN. Nazara, Akan Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kampar Periode 2019-2024


Plt Bupati Lampura Apresiasi Kepada PT. Bank Lampung Yang Berperan Aktif
Tiga Eks Sekwan Rohil Masuk Jeruji Besi
Muhammad Sudah Dua Bulan DPO, Polda Riau Belum Temukan
Daerah
Terkait Program PTSL
Diduga Pokmas Desa Suka Maju Pungut Biaya Sertifikat Berpariasi

Kamis, 09/01/2020 - 23:50:28 WIB
Diduga Pokmas Desa Suka Maju Pungut Biaya Sertifikat Berpariasi***
 
LAMPURA, (Mediatransnews) - Dalam Pelaksanaan Program Pemerintah Pusat yang disalurakan ke Provinsi dan kabupaten berupa Pembuatan Sertifikat melalui PTSL yang dikelola oleh kelompok masyarakat berdasarkan hasil musyawarah bersama masyarakat dan perangkat Desa Setempat.

Dalam Program tersebut sudah jelas aturan Perbubnya yaitu biaya pembuatan sertifikat warga dikenakan biaya Rp200.000/Buku. Namun Menurut Informasi yang dihimpun Tim Media dilapangan bahwa yang terjadi di Desa Suka Maju Kecamatan Abung Tinggi.

1. Pungutan Biaya Tersebut berpariasai, mulai dari Rp350.000/Buku sampai Dengan Rp1.000.000/Buku, yang Dikelola Oleh Pokmas.

2. Menjabat dan Menjadi Ketua Pelaksana Kegiatan itu berdasarkan musyawarah. Siapa yang menunjuk orang tersebut sebagai ketua. Jika ditunjuk atau dipilih secara resmi oleh masyarakat harus secara Tertulis baru syah ?.

3. Dalam proses pelaksanaan dimulai harus memiliki Berita acara resmi yang di tanda tangani oleh masyarakat serta diketahui oleh kepala desa. Yang turut serta bertanggung jawab jika dikemudian hari ada Kendala.

“Ketika Tim Media Konfirmasi Dengan Agus Eko saputra selaku Ketua Pokmas beberapa hari lalu. Agus mengatakan bahwa kegiatan itu sudah selesai. Dan tidak ada masalah, dan yang saya ambil hanya Rp350.000/Buku dari 172 buku didesa sukamaju. Jika lebih dari 350.000 itu isu tidak benar. Dan saya punya bukti berita acara dan tanda tangan masyarakat yang menerima buku sertifikat, terangnya”.

Lanjutnya, saya minta jangan dipermasalahkan pekerjaan ini. Karena Pj Kades juga Turut Mengetahui. Memang sebagai Pokmas tidak harus ada SK Tertulis, yang Penting aparat Desa tau aja sudah syah! Desa suka maju termasuk paling kecil biayanya dibanding desa lain yang ada di kecamatan abung Tinggi ” kata Agus”.

Dalam hal tyersebut Tim  media minta kepada pihak penegak hukum atau yang tergabung dalam Tim Saber Pungli dilampung utara. Bertindak tegas agar program pemerintah pusat tersalur sebagai mana mestinya yang di harapkan msayarakat. (Tim)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved