Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 10 Desember 2019
INDEX BERITA

Rianti Janda Tiga Anak, Berharap Perhatian Dari Pihak Pemerintah
Kondisi Pekerjaan Proyek Lanjutan Jalan Sei Rakyat-Sei Siarti Yang Menelan Dana Miliaran Rupiah
Diduga EZ Dan TZ Warga Rambah Samo Asal Nias Tertimbun Tanah Longsor
Kade Rismanto: Mulai Saat Ini Berobat Gratis Cukup KK Dan KTP
AR Alias Cemot Diduga Meninggal Akibat Sengatan Arus Listrik
AKBP Muhammad Kholid Janji Berantas Segala Perjudian Dan Sejenisnya Di Wilayah Kampar
Polres Kampar Gelar Acara Penyambutan Kapolres Yang Baru
Satbrimob Polda Banten Gelar Patroli Pasca Pungut Suara
Colt Diasel Pangangkut Tenaga Kerja Akasia Terbalik Hingga 17 Orang Luka Parah
Kabidhumas Polda Banten Meninjau TPS Saat Pencoblosan Berlangsung
AR Diduga Meninggal Di Tempat Kost Karena Sakit
Polresta Pekanbaru Amankan Premanisme Yang Beroperasi Di Jln. Tuaku Tambusai
Seminar Penguatan Organisasi Yang Diselenggarakan FPK Riau
Polsek Bukit Raya Tangkap 4 Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian
Pemprov Riau Sambut Baik Dan Mendukung Kehadiran LAN Di Riau
Pemilik Home Industry Narkoba Dibawa Ke Polda Riau
Tempo Dua Bulan AKBP Nandang M.W Berhasil Tangkap Beberapa Bandar Dan BB Narkotika
AKBP M.Kholid Dilantik Jadi Kapolres Kampar Gantikan AKBP Asep Darmawan
DR.H. Furdaus. ST.MT, Ajak Warga Pekanbaru Gemar Makan Ikan
14 Khasiat Air Nenas Yang Menyehatkan
Rapat Prolegnas Jangka Menengah Tahun 2020-2024
Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul
Peniel Zalukhu SH Resmi Terpilih Menjadi Ketum IKNR Periode 2019-2023
AB (Pelaku) Bersama BB (Mobil) Innova Berhasil Diamankan
AB (Pelaku) Bersama BB (Mobil) Innova Berhasil Diamankan
Inderagiri Hilir
Mewakili KOPEK
Bupati Inhil Sampaikan Permasalahan Kelapa Kepada Kepala Staf Presiden RI

Sabtu, 22/06/2019 - 10:15:01 WIB
Bupati Inhil Saat Sampaikan Permasalahan Kelapa Kepada Kepala Staf Presiden RI***

 
JAKARTA - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan mewakili Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK) mengharapkan permasalahan anjloknya harga kelapa di Indonesia menjadi perhatian pemerintah pusat.

Penegasan ini disampaikan langsung Bupati Inhil HM Wardan kepada Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Jenderal (Purn) Moeldoko saat digelar pertemuan bersama pengurus Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK), Jum'at (21/6/19)

di Ruang Rapat Utama Kantor Staf Presiden Gedung Binagraha Lantai 2 Jalan Veteran III Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan ini, HM Wardan didampingi Sekretaris Daerah H Said Syarifuddin dan beberapa pejabat Pemkab Inhil terkait lainnya dan 248 Kabupaten para pengurus dan anggota KOPEK lainnya.

"Dalam pertemuan tadi, saya mewakili Ketua (KOPEK) yang sedang Umroh menyampaikan secara langsung kepada pak Moeldoko tentang kondisi perkelapaan secara nasional, khususnya di Kabupaten Inhil, " ungkap Wardan kepada media, usai pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan itu, diterangkan ia menyampaikan secara lengkap tentang potensi perkelapaan di Indonesia, namun saat ini sebagian besar perkebunan kelapa tersebut dalam kondisi rusak dan sudah tidak produktif lagi.

Termasuk mengenai kondisi Trio Tata Air yang terdiri dari tanggul mekanik, manual dan pintu klep yang perlu dibenahi. Beliau

meyakini program penyelamatan kebun kelapa melalui pola pembangunan trio tata air menjadi solusi efektif dalam mengatasi persoalan kerusakan kebun kelapa masyarakat.

"Maka kita mengharapkan kerusakan perkebunan kelapa yang besar itu dapat dibantu melalui pusat, karena selama ini perbaikan Trio Tata Air itu kita tidak mendapatkan nama nomenklatur yang tepat untuk usulan di pusat. Hal inilah yang diharapkan menjadi perhatian dan mengeluarkan kebijakan bagi penyelamatan perkebunan kelapa, " harapnya.

Sedangkan mengenai anjloknya harga kelapa saat ini, ternyata terjadi di seluruh daerah penghasil kelapa, jadi bukan hanya di Kabupaten Inhil.

"Permasalahan ini juga menjadi pembahasan serius kita bersama di KOPEK dengan didukung oleh pemerintah melakukan berbagai terobosan dalam upaya memperbaiki harga kelapa di pasaran.

Selama ini agenda penguatan kelapa nasional terus berjalan, baik secara nasional maupun internasional, apalagi melihat trend terus menguatnya kelapa secara global. Trend ini jelas terlihat dari berubahnya Asian and Pasific Coconut Community (APCC) menjadi International Coconut Community (ICC).(Advetorial)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved