Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 21 09 2019
INDEX BERITA

Bupati Kampar Monitoring Beberapa Pembangunan Infrastruktur
Sekolah Di Pekanbaru Diperpanjang Libur Hingga 21 September
Wagub Berikan Motivasi Kepada Pelajar SMA & SMK di SMA 3 Kotabumi
Yurmailis Saruji Pimpin Langsung Rapat Final Raker LPTQ
Di Meriahkan Berbagai Ragam Kegiatan Dan Hiburan Masyarakat
Desa Sinar Gunung Terima Kunjungan Sosialisasi BKKBN Bersama DISDALDUK-KB
Wakil Bupati Lampura Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Di Kejari Lampura
Desa Gunung Keramat Prioritaskan Pembangunan Fisik
Baharuddin Asisten III Buka Sosialisasi OSS Versi 1.1 ke Aparatur Pemko
Pj Sekdaprov Hadiri Penghargaan IGA 2019
Peripurna Penetapan 7 Fraksi Di DPRD Pelalawan
PT RPS Kangkangi Undang-Undang Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003
FS Pelaku Pegelapkan Uang Kredit Diamankan Polsek Tapung
Catur Sugeng ; Siap Sukseskan MTQ XXXVIII di Kabupaten Kampar
Bupati Inhil Turut Berjibaku Padamkan Api di Tempuling
SMPN 06 Kotabumi Dua Kali Jadi Tuan Rumah Kegiatan MKKS
Polres Lampura AKBP Budiman Sulaksono Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas
Diduga Di Kerjakan Asal Jadi Dan Hingga Batas Waktu Belum Siap Di Kerjakan
Wakil Ketua Penggerak PKK Way Kanan Buka Pelatihan Senam Germas
Dewan Pers Gelar Workshop Pasca Pemilu Dan Pileg 2019
Presiden Jokowi Telah Tanda Tangani Surpres Usulan Revisi UU KPK
Presiden Ke 3 RI Bj Habibie Tutup Usia
PD IWO Way Kanan Menjalin Silaturahmi Sesama Anggota
230 Kepala Sekolah Ikuti Kegiatan Sosialisasi Di Islamic Cenre Kotabumi
Rapat Evaluasi Penanggulangan Karhutla Di Prov Riau Bersama TIM BNPB Pusat
Daerah
Masyarakat Dua Desa Kembali Fortal Jalan
Diduga PT ANDINI Tidak Mengindahkan Masyarakat & Pemerintah Daerah

Rabu, 05/06/2019 - 16:29:37 WIB
Masyarakat Dua Desa Kembali Fortal Jalan, Diduga PT ANDINI  Tidak Mengindahkan Masyarakat & Pemerintah Daerah***
 
LAMPUNG UTARA - Masyarakat Desa Jagang dan Desa Tanjung Iman Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dengan memasang portal di jalan guna menjaga hasil-hasil pembangunan pemerintah daerah setempat, menimbulkan pro-kontra terhadap oknum-oknum yang berada di desa tersebut.

Pasalnya pada tengah malam, (2/6/2019) kemarin, ada oknum yang tidak bertanggungjawab mencabut portal tersebut, dan membiarkan kendaraan roda empat jenis fuso berkapasitas besar melintasi jalan poros yang notabene klasifikasi jalan kelas tiga yang diperuntukkan untuk kendaraan bermuatan maksimal lebih kurang 8 ton.

Diketahui, kendaraan yang sering berkapasitas besar itu adalah PT Andini, yang berdomisili di Kabupaten Lampung Tengah, namun untuk mengeluarkan hasil panen, kendaraan-kendaraan perusahaan itu kerap kali melintasi jalanan poros kabupaten lampura, tepatnya di desa Jagang dan desa Tanjung Iman.

Menanggapi hal tersebut, masyarakat yang tergabung dari dua desa tersebut geram, dan kembali memortal jalanan dimaksud.

“Kami tidak melarang semua kendaraan yang melintasi jalan ini, namun dengan catatan sesuai kapasitas dan kemampuan jalan. Dan portal ini kami pasang kembali dengan tujuan untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan pemerintah daerah yang berada di desa kami,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat, Ade saat diwawancarai media ini. Minggu (2/6).

Ditempat yang sama, Muhammad zuhri tokoh agama, mendukung  langkah yang di ambil masyarakat jagang dan tanjung iman dikarenakam mobil yang lewat melebihi kapasitas.

Selain itu, salah satu perwakilan masyarakat setempat, Syahbudin Hasan menambahkan, sebelumnya pihak perusahaan berkomitmen mengajak masyarakat bermusyawarah terkait permasalahan tersebut, namun pihak PT ingkar.

“Kemarin pihak perusahaan berkomitmen mengajak masyarakat bermusyawarah di kantor PT ANDINI dan meminta waktu 2-3 hari namun tidak ditepati,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan, Basirun Ali, mewakili Bupati Agung Ilmu Mangkunegara. telah mendatangi dua desa yang mengeluhkan kejadian itu. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh masyarakat telah sesuai arahan pemerintah. Dalam upaya mendukung program pemerintah, prihal menjaga hasil pembangunan.

“Kami mendukung masyarakat melakukan upaya-upaya dalam menjaga hasil pembangunan. Sebab, dilapangan kendaraan ini memang tidak sesuai dengan spesifikasi jalan yang diperuntukkannya. seharusnya melalui jalan kelas I, akan tetapi dilapangan kita liat masuk di kelas III. Notabennya jalan kabupaten, dan itu pasti menyalahi,” pungkasnya. (Rasyid-IWO)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved