Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 07 Desember 2019
INDEX BERITA

Diduga EZ Dan TZ Warga Rambah Samo Asal Nias Tertimbun Tanah Longsor
Kade Rismanto: Mulai Saat Ini Berobat Gratis Cukup KK Dan KTP
AR Alias Cemot Diduga Meninggal Akibat Sengatan Arus Listrik
AKBP Muhammad Kholid Janji Berantas Segala Perjudian Dan Sejenisnya Di Wilayah Kampar
Polres Kampar Gelar Acara Penyambutan Kapolres Yang Baru
Satbrimob Polda Banten Gelar Patroli Pasca Pungut Suara
Colt Diasel Pangangkut Tenaga Kerja Akasia Terbalik Hingga 17 Orang Luka Parah
Kabidhumas Polda Banten Meninjau TPS Saat Pencoblosan Berlangsung
AR Diduga Meninggal Di Tempat Kost Karena Sakit
Polresta Pekanbaru Amankan Premanisme Yang Beroperasi Di Jln. Tuaku Tambusai
Seminar Penguatan Organisasi Yang Diselenggarakan FPK Riau
Polsek Bukit Raya Tangkap 4 Orang Pelaku Tindak Pidana Pencurian
Pemprov Riau Sambut Baik Dan Mendukung Kehadiran LAN Di Riau
Pemilik Home Industry Narkoba Dibawa Ke Polda Riau
Tempo Dua Bulan AKBP Nandang M.W Berhasil Tangkap Beberapa Bandar Dan BB Narkotika
AKBP M.Kholid Dilantik Jadi Kapolres Kampar Gantikan AKBP Asep Darmawan
DR.H. Furdaus. ST.MT, Ajak Warga Pekanbaru Gemar Makan Ikan
14 Khasiat Air Nenas Yang Menyehatkan
Rapat Prolegnas Jangka Menengah Tahun 2020-2024
Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul
Peniel Zalukhu SH Resmi Terpilih Menjadi Ketum IKNR Periode 2019-2023
AB (Pelaku) Bersama BB (Mobil) Innova Berhasil Diamankan
AB (Pelaku) Bersama BB (Mobil) Innova Berhasil Diamankan
Wakil Presiden RI Akan Hadiri Dan Buka Rekernas MOI Ke-I
AKBP Asep Dermawan Dimutasi Menjadi Pamen Yanma
Nasional
Ketransparaan Dana Desa
Menteri Desa Wajibkan Kepala Desa Pasang Baliho Dana Desa

Sabtu, 01/06/2019 - 18:34:44 WIB
Menteri Desa Eko Putro Sandjojo***
 
JAKARTA - Menteri Desa Eko Putro Sandjojo, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Mengatakan mewajibkan tiap desa memampang baliho yang memuat rencana sampai realisasi dana desa.

"Tiap kepala desa wajib menempel baliho yang memuat rencana penggunaan sampai realisasinya supaya masyarakat tahu," kata Eko di Universitas Islam Malang (Unisma) Jawa Timur, Senin 27 Maret 2017.

Langkah tersebut, sambung dia, penting untuk dilakukan agar kepala desa tak bermain-main dalam mengelola dana desa. Bagi yang belum memasang baliho harus ditegur, lantaran itu merupakan satu bentuk pengawasan langsung.

Eko menyebut secara persentase angka penyimpangan dana sesa sangat kecil. Berdasarkan laporan laporan yang diterimanya, hanya ada 225 kasus dan seluruhnya sudah ditindaklanjuti.

"Kebocorannya sangat minim. Secara keseluruhan saya lihat dana desa itu jauh lebih efektif dibanding program pemerintah lainnya karena yang mengawasi sangat banyak," ujar Eko.

Efisien karena dana desa dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat, tanpa kontraktor. Tahun lalu dari alokasi dana desa sebesar Rp 46,98 triliun, berdasarkan 91 persen data yang sudah masuk ke kementerian, sudah banyak dibangun infrastruktur. Tercatat ada 60 ribu kilometer jalan, 35 ribu MCK, 15 ribu bangunan PAUD, poliklinik desa, sarana air bersih dan 40 ribu unit saluran irigasi tersier yang sudah dibangun.

Sedangkan tahun ini, alokasi anggaran dana desa mencapai Rp 60 triliun. Tiap desa bakal menerima sebesar Rp 750 juta hingga Rp 800 juta. Meski demikian, pengawasan harus dilakukan agar penyimpangan tak benar terjadi.

"Tetap harus diawasi, terutama oleh masyarakat di desa itu sendiri karena yang paling tahu kondisi di desanya," tegas Eko. (Red)***


Sumber, Liputan6.com





() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved