Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 27 Mei 2019
INDEX BERITA

Catur Sugeng : Mohon Dukungan Seluruh Elemen Masyarakat, Bangun Kampar Lebih Baik
Elizaman Gulö Kritis Di Hantam Truk CPO
Gubernur Riau H Syamsuar Safari Ramadhan Di Kampar
Bupati Harapkan Program Listrik Desa Di Inhil Dapat Digesa
Pemko Pekanbaru Teken MoU Dengan Go-Pay Dan GoJek
Kejari Pekanbaru Pastikan Kasus Jalan TPA Diusut
Pembahasan Ranperda Pemekaran Kecamatan Di Pekanbaru
Sebagai Pemenang Lomba MTQ ke-47 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019
Muslimawati Serahkan Santunan Untuk 68 Anak Yatim Piatu
Wabup Harapkan Hubungan Baik Seluruh Forkopimda Inhil Tetap Terjalin
Ayam Di Pasar Senin Melonjak Naik
Gemar Siak Berzakat Bersama Gubernur Riau
Gubri H. Syamsuar Serahkan Zakat Sebesar Rp25 Juta Di Siak
Bupati Rohil H. Suyatno Mengucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi- Maruf
Wabup Inhil Taja Syukuran Dan Buka Puasa Bersama Di Kediaman Dinas
IKA SMANSA Tembilahan Hulu Adakan Pemberian Takjil Selama Ramadan 1440 H
Peripurna Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Atas LKPD Prov. Riau Tahun 2018
Pemkab Kampar Distribusikan 17 Milyar Untuk Kecamatan Kampar Kiri Tengah
Bupati Kampar: Pemkab Telah Usulkan Program Prioritas Ke Pusat
Puskesmas Kampar Timur Kecamatan Kampar Menuju Akreditasi
Wabup Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Kateman
Kabupaten Inhil Kembali Raih Opini WTP Dari BPK Perwakilan Riau
Amankan Seorang Wanita Yang Diduga Pengedar Narkoba
Amril Mukmini Ajak Masyarakat Giatkan Zakat
Pemko Safari Ke Masjid An Nur
Daerah
Warga Siaga
Luapan Sungai Ogan Melebihi 1 Meter

Jumat, 26/04/2019 - 18:43:41 WIB
Luapan Sungai Ogan Yang Melebihi 1 Meter, Warga siaga***
 
OKU, (Sumsel) - Hujan lebat yang mengguyur Kota Baturaja beberapa hari ini, mulai dari hulu sungai Ogan Sumsel sampai hilir sungai Kota Baturaja Kabupaten OKU membuat air sungai terus meluap. Seputar Kota Baturaja direndam banjir, seperti Kelurahan Batkuning, Lubuk Batang, Kemelak dan Sepancar. Air sungai meluap dan masuk membanjiri rumah penduduk, air naik dari permukaan sungai mencapai 2 meter dari rata rata dataran rendah terendam banjir.

Rumah warga yang berada di dataran rendah digenangi air sungai, seperti hasil pemantauan wartawan mediatransnews. Jumat (26/4/2019) di seputar Kota Baturaja. Ida (40 th) salah satu warga mengatakan, Ogan Komering Ulu alur sungai Ogan rawan banjir dari tahun ke tahun tetapi 22 th ini OKU aman dari banjir bandang.

Banjir bandang terahir di Baturaja OKU sekitar 22 tahun yang lalu pas ibu Negara Tin Suharto meningal itulah banjir bandang terahir di Baturaja bekisar 1 meter di atas jalan raya di seputar Kelurahan Batukuning dan desa Pusar Kecamtan Baturaja Barat dan desa-desa lainnya di seputar OKU.

Selanjutnya Edo warga Baturaja mengatakan, normalnya debit air itu karena berkurangnya penebangan hutan dihulu sungai, artinya warga OKU sudah mulai berkurang dalam menebang hutan di hulu sungai. Karena Ogan berdampingan dengan lokasi hutan hutan lindung, maka rawan banjir ketika ada penebang hutan. tutur Edo

Menurut Edo penebang hutan di bukit hulu sungai masih ada, nampak buktinnya setiap jembatan penyebrangan sungai menumpuk kayu kayu bekas penebangan ?. Semoga untuk kedepannya, kesadaran warga terus meningkat sehingga tidak ada lagi penebang hutan lindung di hulu sungai. “tentu atas kerja kersan Polhut, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten OKU dan masyarakat yang sangat perduli dengan lingkungan dan pelestariannya. (Mukti)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved