Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 27 Mei 2019
INDEX BERITA

Catur Sugeng : Mohon Dukungan Seluruh Elemen Masyarakat, Bangun Kampar Lebih Baik
Elizaman Gulö Kritis Di Hantam Truk CPO
Gubernur Riau H Syamsuar Safari Ramadhan Di Kampar
Bupati Harapkan Program Listrik Desa Di Inhil Dapat Digesa
Pemko Pekanbaru Teken MoU Dengan Go-Pay Dan GoJek
Kejari Pekanbaru Pastikan Kasus Jalan TPA Diusut
Pembahasan Ranperda Pemekaran Kecamatan Di Pekanbaru
Sebagai Pemenang Lomba MTQ ke-47 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019
Muslimawati Serahkan Santunan Untuk 68 Anak Yatim Piatu
Wabup Harapkan Hubungan Baik Seluruh Forkopimda Inhil Tetap Terjalin
Ayam Di Pasar Senin Melonjak Naik
Gemar Siak Berzakat Bersama Gubernur Riau
Gubri H. Syamsuar Serahkan Zakat Sebesar Rp25 Juta Di Siak
Bupati Rohil H. Suyatno Mengucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi- Maruf
Wabup Inhil Taja Syukuran Dan Buka Puasa Bersama Di Kediaman Dinas
IKA SMANSA Tembilahan Hulu Adakan Pemberian Takjil Selama Ramadan 1440 H
Peripurna Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Atas LKPD Prov. Riau Tahun 2018
Pemkab Kampar Distribusikan 17 Milyar Untuk Kecamatan Kampar Kiri Tengah
Bupati Kampar: Pemkab Telah Usulkan Program Prioritas Ke Pusat
Puskesmas Kampar Timur Kecamatan Kampar Menuju Akreditasi
Wabup Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Kateman
Kabupaten Inhil Kembali Raih Opini WTP Dari BPK Perwakilan Riau
Amankan Seorang Wanita Yang Diduga Pengedar Narkoba
Amril Mukmini Ajak Masyarakat Giatkan Zakat
Pemko Safari Ke Masjid An Nur
Daerah
Akibat Hujan Yang Terus Menerus
Rumah Di Kampung Karangan Way Kanan Hanyut Terbawa Arus Sungai

Senin, 11/02/2019 - 11:58:48 WIB
Salah satu Rumah Di Kampung Karangan Way Kanan Hanyut Terbawa Arus Sungai***
 
SUMSEL, (Way Kanan) - Rumah warga yang berada di bantaran Sungai Kampung Karangan, Dusun Induk, Kecamatan Bumi Agung, Way Kanan mengalami longsor.

Hal ini membuat warga cemas akan terjadinya longsor susulan dan menimbulkan kerugian materi dan korban jiwa, Senin (5/2/2019).

Potensi longsor susulan kemungkinan besar akan terjadi di karenakan potensi hujan masih berlanjut di bulan februari ini.

“Longsor terjadi pada Senin malam (4/2/2019) sekitar jam 19.00 WIB, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Akibat kejadian longsor warga enggan untuk tinggal di rumah mereka karena takut terjadi longsor longsor susulan,” terang Marona Asena, salah satu warga Kampung Karangan, Selasa (5/2/2019).

Manora, melanjutkan longsor ini diakibatkan oleh aliran air kiriman dari Way Umpu. Bila terjadi hujan di Way Umpu, maka air sungai Kampung Karangan akan meluap dan arus air deras akan mengikis tebing serta mengakibatkan longsor.

Akibat longsor ini dapur dan wc rumah warga ikut hanyut terbawa air sungai Karangan.
“Kami sudah beberapa kali meminta bantuan ke pemerintah daerah tapi sampai sekarang belum ada tanggapan, apa lagi kejadian longsor ini bukan yang pertama, tapi sudah berkali-kali setiap masuk musim penghujan. Ada pun bantuan dari pemerintah hanya mengirim tentara dan polisi untuk membantu warga, serta bantuan mie instan,” terangnya.

Manora, menambahkan bila tidak ada tindakan atau solusi dari pemerintah daerah, maka Kampung Karangan Dusun Induk akan hilang di telan air sungai.

“Kami warga Kampung Karangan sangat berharap bantuan pemerintah daerah dan solusi apa yang harus di ambil untuk menyelamatkan Kampung Karangan, dikarenakan sudah beberapa kali warga meminta bantuan dan solusi dari pemerintah tapi belum ada titik terang hingga saat ini,” terangnya.(Mukti/Aryani)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved