Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 23 Februari 2019
INDEX BERITA

Seorang Pria Nekat Lompat Dari Atap Gedung Hingga Tewas
Akibat Jalan Rusak, Kenderaan Sulit Untuk Melintas
Wabup H. Syamsuddin Uti Hadiri Haul Syekh Abdul Qodir Jailani
Harapan Bupati Inhil Kepada Gubernur Dan Wakil Gubernur Riau
Tim Jumat Barokah Polda Banten Kunjungin Warga Sempu
Turnamen Bola Volly Cup Polres Rohul 2019 Resmi Dibuka
Rumah Deni Rinata wartawan Media Online dibobol Maling
Sosok Lelaki Bernisial AH Ditemukan Telah Tidak Bernyawa
Koramil 02 Tanah Putih Lakukan Giat Bersih Lingkungan
Babinsa Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMUN 12
Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Somasi Kredit Kelompok Tani Dengan BNI
TNI AL TLDM Gelar Patkor Malindo 143/19
HM Wardan Sangat Prihatinannya Melihat Yang Kena Musibah Kebakaran
Bupati Inhil Resmikan Gedung Baru PAUD Mutiara Hati Desa Sungai Ambat
Nahdlatul Ulama Membantu Yang Kena Musibah Banjir Di Kab.Way Kanan
Danrem 031/WB Hadiri Rapat Koordinasi TNI - POLRI Provinsi Riau
Kepala Sekolah SMP N 4 Siak Hulu Tuding Komite
Bupati Inhil Kenang Masa 1 Tahun Silam
Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar
Polsek Buay Bahuga Amankan CW
Seorang Pelajar Tewas Gantung Diri Di Kamar Rumahnya
SMP Negri 4 Kec Siak Hulu Kab Kampar Pungut Rp 277.000 Persiswa
Bupati Inhil: Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
Bupati Rokan Hulu H.Sukiman Janji Perjuangkan Beberapa Jembatan
Babinsa Koramil 06 Sukajadi Laksanakan Giat Sosialisasi Peduli Api
Daerah
Akibat Hujan Yang Terus Menerus
Rumah Di Kampung Karangan Way Kanan Hanyut Terbawa Arus Sungai

Senin, 11/02/2019 - 11:58:48 WIB
Salah satu Rumah Di Kampung Karangan Way Kanan Hanyut Terbawa Arus Sungai***
 
SUMSEL, (Way Kanan) - Rumah warga yang berada di bantaran Sungai Kampung Karangan, Dusun Induk, Kecamatan Bumi Agung, Way Kanan mengalami longsor.

Hal ini membuat warga cemas akan terjadinya longsor susulan dan menimbulkan kerugian materi dan korban jiwa, Senin (5/2/2019).

Potensi longsor susulan kemungkinan besar akan terjadi di karenakan potensi hujan masih berlanjut di bulan februari ini.

“Longsor terjadi pada Senin malam (4/2/2019) sekitar jam 19.00 WIB, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Akibat kejadian longsor warga enggan untuk tinggal di rumah mereka karena takut terjadi longsor longsor susulan,” terang Marona Asena, salah satu warga Kampung Karangan, Selasa (5/2/2019).

Manora, melanjutkan longsor ini diakibatkan oleh aliran air kiriman dari Way Umpu. Bila terjadi hujan di Way Umpu, maka air sungai Kampung Karangan akan meluap dan arus air deras akan mengikis tebing serta mengakibatkan longsor.

Akibat longsor ini dapur dan wc rumah warga ikut hanyut terbawa air sungai Karangan.
“Kami sudah beberapa kali meminta bantuan ke pemerintah daerah tapi sampai sekarang belum ada tanggapan, apa lagi kejadian longsor ini bukan yang pertama, tapi sudah berkali-kali setiap masuk musim penghujan. Ada pun bantuan dari pemerintah hanya mengirim tentara dan polisi untuk membantu warga, serta bantuan mie instan,” terangnya.

Manora, menambahkan bila tidak ada tindakan atau solusi dari pemerintah daerah, maka Kampung Karangan Dusun Induk akan hilang di telan air sungai.

“Kami warga Kampung Karangan sangat berharap bantuan pemerintah daerah dan solusi apa yang harus di ambil untuk menyelamatkan Kampung Karangan, dikarenakan sudah beberapa kali warga meminta bantuan dan solusi dari pemerintah tapi belum ada titik terang hingga saat ini,” terangnya.(Mukti/Aryani)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved