Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 19 Maret 2019
INDEX BERITA

Rapat Persiapan Kampar Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi Riau
Pemkab Bengkalis Terima Piagam Penghargaan Nirwasita Tantra
Sekda Kampar Hadiri Pelantikan Bupati Siak
Muslimah Catur: Perlu Sinergi PKK Kabupaten Dan PKK Desa
Alfedri Resmi Dilantik Menjadi Bupati Siak Difinitif
Polres Kampar Ungkap Pengedar Narkoba Jenis Sabu
Pencuri Rantai Alat Berat Di Ringkus Jajaran Polsek Siak Hulu
Suami Instri Diduga Sengkokol Aniaya Pelajar Dibawah Umur
Taja Sosialisasi Empat Pilar Ke Masyarakat
Siak Prioritaskan Perbaikan Layanan Publik
Gubri H. Syamsuar Terima Audiensi Dewan Pendidikan Prov Riau
Wakil Bupati Inhil Hadiri Pekan Panutan
Sekda Inhil Sambangi Ditjen Daglu Kemendag RI
DPRD Kab. Way Kanan Lakukan Hearing Internal Dengan Dua Perusahaan
Muslimawati Catur Kunjungi UP2K Desa
Babinsa Koramil 02 Rambah Bersama Polres Rohul Seleksi Calon Paskibra Rohul
Wagubri Sidak Se Badan Penghubung Provinsi Riau
Wabup Inhil Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Inhil Tahun 2020
Wagubri Hadiri Rakornas Investasi Tahun 2019 Di Jakarta
Fakir Miskin Di Kabupaten Pelalawan Dapat Teratasi
Bupati Inhil Sambut Kedatangan Kepala BPKP Riau
Muslimawati: Majukan PKK Desa Seluruh Komponen Desa Menyatu
Sekda Kampar Hadiri Rakornas Bersama Bawaslu RI
Pemkab Bengkalis Siap Dukung Riau Bersatu
Sekda, Kedepan Jangan Sampai Sulit Mencari Lahan Pekuburan
Nias
Diduga Kurang Paham Penempatan Pasal
Polres Nias Membingungkan Pelapor Dalam Penempatan Pasal

Kamis, 13/12/2018 - 12:38:10 WIB
Pelapor***
 
NIAS - Polres Nias membingungkan dalam penanganan kasus atas kasus Dermawan Gea yang melapor ke Polres Nias pada hari jum'at tanggal 16/11/2018 pukul 24.40 wib bahwa telah terjadi perkelahian pengeroyokan secara fisik terhadap orang lain atau penganiayaan, sesuai dengan isi surat STPL yang diterima pelapor, Nias 13/12/18.

Nah yang menjadi pertanyaan pihak keluarga pelapor, Kenapa Tidak dicantumkan  sesuai pasal pelanggaran yang tercantum dalam undang-undang tindak pidana pasal 170 KUHP nya.

Hal ini sangat membingungkan pihak keluarga  Dermawan gea atas STPL yang mereka terima dari polres Nias.

Menurut Yusman Gea juga keluarga pelapor, seharusnya pihak polres Nias mencantumkan undang - undang tindak pidana pasal 170  KUHP, yang disangkakan kepada pihak terlapor dalam surat STPL. Kata Gea.

Apakan bukan seharusnya pihak kepolisian republik indonesia mematuhi aturan polri, yang seharusnya bentuk  surat STPL (Surat Tanda Penerima Laporan) itu sama seperti didaerah lainnya atau memang ada perbedaan...? tapi saya rasa dan setahu saya sama, atau ada aturan dalam aturan....? jelas Gea.

Dalam persoalan ini, kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, SIK, MH. ketika dikonfirmasi mediatransnwes.com melalui kasat Reskrim AKP, J Tarigan lewat Washap(WA) mengatakan  Bahwa STPL adalah produk SPKT pada saat terima laporan katanya. (Rls WA/YG)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved