Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 23 Januari 2019
INDEX BERITA

Polres Rohil Berhasil Amankan 15 Kilogram Narkoba Jenis Sabu
Bupati Inhil Harapkan Pembangunan Desa Berjalan Maksimal
Polres Rohil Musnahkan Kiloan Gram Barang Bukti Sabu-Sabu
BNKP Kota Pekanbaru Laksankan Perayaan Natal Dan Syukuran Tahun Baru 2019
Pameran Home Industri Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan.
Pemerintah Pusat Akan Jadikan Inhil Kluster Kelapa Nasional
Wabup Inhil Sambut Kedatangan Dandim
Pemkab Inhil Tandatangani Nota Kesepemahaman RPJMD
H. Said, Ketua DPC HNSI Inhil Tinjau Potensi Siput Laut Sebagai Komoditas Ekspor
Bupati HM Wardan Mengajak Masyarakat Menjaga Taman
Sambut Kunjungan Kerja Menko Kemaritiman RI Di Techno Park Pelalawan
Bupati Inhil Resmi Buka Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Desa
Bupati Inhil Pimpin Apel Gelar Senja Kwarcab 04.02 Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil
Bupati Di Wakili Sekda Menutup Turnamen Bola Volli
Ketua DPD HIMNI, Drs Sozifao Hia M.Si Sampaikan persoalan KTP kepada Presiden RI
HM Wardan Sangat Berterimakasih Kepada Pemerintah Pusat
Wardan Sangat Berterimakasih Kepada Pemerintah Pusat
Wardan Sangat Berterimakasih Kepada Pemerintah Pusat
Bupati Hadiri Festival Mancokan Komunitas Emak-Emak Sehat Inhil
Kapolres Rohil Serahkan Kenderaan Roda Dua Kepada Polsek
Pemerintah Kabupaten Siak Menerima Anugerah Adipura Ke 4
Bupati Inhil Sambut Baik Gelaran Festival Kuliner 2019
Sekda Inhil Duduk Bareng Kaum Muda Dan Aktivis Mahasiswa
Polres Rohil Kembali Salurkan Zakat Profesi Personil
Bupati Waykanan Lantik Kepala Kampung TIUH BALAK II Kec. Gunung Labuh
DPRD Riau
Pembahasan RAPBD 2019 Dimulai
DPRD Riau Dorong Bapenda Maksimalkan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 07/09/2018 - 09:22:21 WIB
Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman (Ft: Net) ***
 
PEKANBARU - DPRD Riau menilai potensi pendapatan daerah selama ini belum mampu digali secara maksimal oleh Badan pendapatan Daerah (Bapenda) Riau. Hal itu juga membuat pembahasan APBD murni 2019 terkesan lambat.

Disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman, Kamis, (6/9/2018), sejak awal pembahasan dimulai, beberapa anggota banggar masih mempertanyakan sisi pendapatan yang tidak tergali secara optimal.

Seperti pajak air permukaan, dimana besaran pajak ditentukan sendiri oleh perusahaan tersebut, dan lainnya seperti pajak minyak industri.

"Kita banyak potensi, tetapi tidak dioptimalkan, bahkan tidak digali sehingga pajaknya hilang. Contohnya pajak air permukaan, pajak minyak industri dan lain - lain," paparnya.

Noviwaldy pun mengungkapkan, selama ini Bapenda yang seharusnya giat menggali potensi - potensi tersebut, justru seolah menunggu perusahaan atau pihak yang diwajibkan untuk mengatarkan pajaknya ke Bapenda

"Bapenda itu saya minta, pegawainya yang ada disana, turun kelapangan untuk melihat, mencari, menagih semua yang menjadi potensi itu. Jangan sia - sia jumlah pegawai yang segitu banyaknya," ujar Dedet panggilan Noviwaldy.

Sementara itu, terkait APBD Murni, diperkirakan akan disahkan sebelum 30 November 2018 mendatang. (Grc/Mtn)***




() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved