Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 17 Juli 2019
INDEX BERITA

Refrizal Di Temukan Dengan Keadaan Tidak Bernyawa
Bupati Inhil Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Sungai Salak
Kesbangpol Riau Taja Dialog Penguatan Nilai-Nilai Sejarah Kebangsaan
Bupati Inhil Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2018
Bupati Inhil Hadiri Peringatan HUT BPR - BPRS Nasional Tahun 2019
Ketum IKNR Sefianus Zai SH Kukuhkan DPD IKNR Kota Dumai
Aferlin Ziliwu Di Aniaya Yaksen Sitompul Bersama Cs
Bupati Inhil Hadiri Rapat Program DMIJ Plus Terintegrasi
Bupati Inhil Hadiri Rapat Program DMIJ Plus Terintegrasi
Bupati Inhil Hadiri Rapat Program DMIJ Plus Terintegrasi
Bupati Inhil Hadiri Rapat Program DMIJ Plus Terintegrasi
Polsek Bukit Raya Amankan Dua Pelaku Curanmor
Baru Seumur Jagung Sudah Rusak, Masyarakat Minta Pertanggung Jawaban Pihak Terkait
Firman J Daeli: Pengabdian Tulus Owo Voice Nias
Jamaah Calon Haji Kloter 07 Resmi Dilepas Keberangkatan
Polres Lampura Gelar Perkara & Tetapkan Terlapor Sebagai Tersangka
Sekda Himbau Tingkatkan Disiplin dan Pelayanan Masyarakat
Paripurna Agenda Pembahasan 5 Raperda Usul Inisiatif
Trio Beni: Penting Guna Membentuk SDM Lokal Berwawasan Global
Lahan 2800H Murni Untuk Masyarakat Adat Sinama Nenek Yang Telah Diverifikasi
DPRD Way Kanan Sahkan RPD Tentang Perubahan APBD Tahun 2019
Diskominfops Inhil Bersama Wartawan Kunjungi Dewan Pers Dan Gelar Lokakarya
Ikatan Mahasiswa Nias Riau Masa Periode 2019-2021 Resmi Dilantik
Bupati Inhil Hadiri Resepsi Pernikahan Anak Kajari Tembilahan
Bupati Kampar Kampar Hadiri Syukuran Masyarakat Tambang
DPRD Rokan Hilir
Terkait Adanya Informasi Aksi Mogok Para Dokter Di RSUD RM
Ketua DPRD Rohil, H. Nasrudin Hasan Lakukan Sidak

Jumat, 13/10/2017 - 12:43:51 WIB
Ketua DPRD Rohil, H. Nasrudin Hasan bersama dengan Sekretaris Komisi D, Hj.Suryati saat melakukan inspeksi mendadak***
 
MEDIATRANSNEWS, BAGANSIAPIAPI - Menyikapi Terkait adanya informasi aksi mogok para dokter di RSUD RM Pratomo, Ketua DPRD Rohil, H. Nasrudin Hasan bersama dengan Sekretaris Komisi D, Hj.Suryati melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Jumat-(13/10/2017)

Dalam melakukan inspeksi di RSUD RM.Pratomo itu, Nasrudin  yang didampingi sekretaris komisi D langsung menuju ruang Direktur RSUD RM. Pratomo dan melakukan pertemuan secara mendadak.

Pertemuan itu  di hadiri oleh Direktur, RSUD TribuanaTunggal Dewi, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta dokter yang membidangi pelayanan medis dan Keperawatan.

Dalam rapat, Ketua DPRD Rohil pertanyaan kepada pihak RSUD RM.Pratomo terkait informasi mogok kerja yang dilakukan oleh para dokter spesialis tersebut.

“Apapun ceritanya pelayanan kepada masyarakat jangan sampai terganggu, pelayanan kepada masyarakat tetap yang paling utama,” Tegas Nasrudin

Pihaknya mengimbau kepada para dokter spesialis yang bertugas di RSUD Pratomo untuk memahami kondisi daerah. melakukan tindakan mogok kerja tersebut tentunya kurang baik dimata dokter umum lainnya,” Imbaunya.

Masalah yang dihadapi DPRD  tentu sudah  memahaminya , oleh sebeb itu hari senin depan  DPRD akan mengundang seluruh pihak yang terkait yaitu  Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Direktur RSUD, BKD, BPKAD, Inspektorat, dan Dinas  Kesehatan,

“Kalau masalah tunjanagan bukan hanya dokter spesialis saja, tunjangan kepala dinas , direktur RSUD, tunjangan anggota dewan pun belum dibayarkan, jadi itu bukan dijadikan sesuatu hal untuk membuat suatu gerakan tidak menentu, mungkin saja itu ada keinginan lain.

Makanya rapat melalui komisi D segera di laksanakan untuk mencari apa yang terbaik. kalau ada keluh kesah, kedepannya bagaimana tidak ada lagi keluhan.

Kalau hari ini mereka (dokter spesialis red) tidak bisa masuk bagaimana besok bisa masuk agar pelayanan ke masyarakat tidak terganggu,” Ungkapnya.

Disebutkan Nasrudin, saat ini kondisi keuangan daerah  tidak seimbang antara kebutuhan dengan uang yang ada.

“Didalam rapat nanti, kita akan menyampaikan seperti apa kondisi keuangan daerah kepada teman-teman IDI. Kita harapkan  agar IDI bisa menyampaikan kepada nggotanya, baik dokter umum maupun dokter spesialis,” Pungkasnya.

Dalam paparanya, Direktur RSUD, Tribuana Tunggal Dewi mengatakan bahwa tidak semua dokter spesialis yang melakukan mogok kerja.

“Dikatakan mogok tidak, karna ada juga teman kita dokter spesialis yang masuk melaksanakan tugasnya, seperti spesialis oprasi masih ada. Hanya saja dokter spesialis tidak hadir di poli saja,” Kata Tribuana.

Diakuinya, dokter spesialis yang tidak hadir  itu dikarenakan ketidakjelasan pembayaran tunjangan kesejahteraan  bulan  Nopember dan Desember tahun lalu.

Yang baru dibayar kepada dokter spesialis tahun 2017 ini sampai bulan mei. Juni sampai saat ini bulan oktober belum dibayarkan oleh pemerintah daerah, itu dikarenakan belum adanya ketersediaan dana, “Saya berharap mudah-mudahan besok setelah mengadakan pertemuan di DPRD ada penyelesaian,” harapnya .

Sebut Tribuana, di RSUD bukan hanya dokter spesialis saja juga ada petugas medis yang lainnya seperti perawat dr.Umum, Bidan dan sebagainya. Semua itu harus diperhatikan,” Sebut  Direktur Tribuana Tunggal Dewi,” tandasnya. (Spt/Mtn)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved