Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 17 09 2019
INDEX BERITA

Catur Sugeng ; Siap Sukseskan MTQ XXXVIII di Kabupaten Kampar
Bupati Inhil Turut Berjibaku Padamkan Api di Tempuling
SMPN 06 Kotabumi Dua Kali Jadi Tuan Rumah Kegiatan MKKS
Polres Lampura AKBP Budiman Sulaksono Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas
Diduga Di Kerjakan Asal Jadi Dan Hingga Batas Waktu Belum Siap Di Kerjakan
Wakil Ketua Penggerak PKK Way Kanan Buka Pelatihan Senam Germas
Dewan Pers Gelar Workshop Pasca Pemilu Dan Pileg 2019
Presiden Jokowi Telah Tanda Tangani Surpres Usulan Revisi UU KPK
Presiden Ke 3 RI Bj Habibie Tutup Usia
PD IWO Way Kanan Menjalin Silaturahmi Sesama Anggota
230 Kepala Sekolah Ikuti Kegiatan Sosialisasi Di Islamic Cenre Kotabumi
Rapat Evaluasi Penanggulangan Karhutla Di Prov Riau Bersama TIM BNPB Pusat
Pengukuhan Guru Besar STIK PTIK Prof. Yasonna H. Laoly, S.H, M.SC, PH.D
Kimal Lampung Ziarah & Tabur Bunga Kemakam Pahlawan
Desa Sri Agung Gelar Rapat Musdes Dengan Perangkat Desa
Perampok Sadis Dan Pembunuh Karyawan Toko Di Tangkap
Sekda Kampar Minta Tata lokasi MTQ Sebaik Mungkin
Akhirnya Walikota Pekanbaru Intruksikan Sekolah Di Liburkan Terhitung Tgl 10 Dan 11 September 2019
DPRD Kampar Setujui Ranperda Perubahan APBD Tahun 2019
Gubri Beri Penghargaan Pada Atlet & Pelatih
Juli Mastuti Hadiri Pembukaan Rakon Tingkat Provinsi Riau
Desa Kembang Tanjung Gelar Rapat Musrenbangdes
Makam RH Yang Diduga Bunuh Diri Di Bongkar Untuk Diotopsi
DPP MOI Lakukan Sowan Ke Dewan Pers
Victor Parulian S Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kota Pekanbaru Periode 2019-2024
DPRD Rokan Hilir
Terkait Adanya Informasi Aksi Mogok Para Dokter Di RSUD RM
Ketua DPRD Rohil, H. Nasrudin Hasan Lakukan Sidak

Jumat, 13/10/2017 - 12:43:51 WIB
Ketua DPRD Rohil, H. Nasrudin Hasan bersama dengan Sekretaris Komisi D, Hj.Suryati saat melakukan inspeksi mendadak***
 
MEDIATRANSNEWS, BAGANSIAPIAPI - Menyikapi Terkait adanya informasi aksi mogok para dokter di RSUD RM Pratomo, Ketua DPRD Rohil, H. Nasrudin Hasan bersama dengan Sekretaris Komisi D, Hj.Suryati melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Jumat-(13/10/2017)

Dalam melakukan inspeksi di RSUD RM.Pratomo itu, Nasrudin  yang didampingi sekretaris komisi D langsung menuju ruang Direktur RSUD RM. Pratomo dan melakukan pertemuan secara mendadak.

Pertemuan itu  di hadiri oleh Direktur, RSUD TribuanaTunggal Dewi, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta dokter yang membidangi pelayanan medis dan Keperawatan.

Dalam rapat, Ketua DPRD Rohil pertanyaan kepada pihak RSUD RM.Pratomo terkait informasi mogok kerja yang dilakukan oleh para dokter spesialis tersebut.

“Apapun ceritanya pelayanan kepada masyarakat jangan sampai terganggu, pelayanan kepada masyarakat tetap yang paling utama,” Tegas Nasrudin

Pihaknya mengimbau kepada para dokter spesialis yang bertugas di RSUD Pratomo untuk memahami kondisi daerah. melakukan tindakan mogok kerja tersebut tentunya kurang baik dimata dokter umum lainnya,” Imbaunya.

Masalah yang dihadapi DPRD  tentu sudah  memahaminya , oleh sebeb itu hari senin depan  DPRD akan mengundang seluruh pihak yang terkait yaitu  Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Direktur RSUD, BKD, BPKAD, Inspektorat, dan Dinas  Kesehatan,

“Kalau masalah tunjanagan bukan hanya dokter spesialis saja, tunjangan kepala dinas , direktur RSUD, tunjangan anggota dewan pun belum dibayarkan, jadi itu bukan dijadikan sesuatu hal untuk membuat suatu gerakan tidak menentu, mungkin saja itu ada keinginan lain.

Makanya rapat melalui komisi D segera di laksanakan untuk mencari apa yang terbaik. kalau ada keluh kesah, kedepannya bagaimana tidak ada lagi keluhan.

Kalau hari ini mereka (dokter spesialis red) tidak bisa masuk bagaimana besok bisa masuk agar pelayanan ke masyarakat tidak terganggu,” Ungkapnya.

Disebutkan Nasrudin, saat ini kondisi keuangan daerah  tidak seimbang antara kebutuhan dengan uang yang ada.

“Didalam rapat nanti, kita akan menyampaikan seperti apa kondisi keuangan daerah kepada teman-teman IDI. Kita harapkan  agar IDI bisa menyampaikan kepada nggotanya, baik dokter umum maupun dokter spesialis,” Pungkasnya.

Dalam paparanya, Direktur RSUD, Tribuana Tunggal Dewi mengatakan bahwa tidak semua dokter spesialis yang melakukan mogok kerja.

“Dikatakan mogok tidak, karna ada juga teman kita dokter spesialis yang masuk melaksanakan tugasnya, seperti spesialis oprasi masih ada. Hanya saja dokter spesialis tidak hadir di poli saja,” Kata Tribuana.

Diakuinya, dokter spesialis yang tidak hadir  itu dikarenakan ketidakjelasan pembayaran tunjangan kesejahteraan  bulan  Nopember dan Desember tahun lalu.

Yang baru dibayar kepada dokter spesialis tahun 2017 ini sampai bulan mei. Juni sampai saat ini bulan oktober belum dibayarkan oleh pemerintah daerah, itu dikarenakan belum adanya ketersediaan dana, “Saya berharap mudah-mudahan besok setelah mengadakan pertemuan di DPRD ada penyelesaian,” harapnya .

Sebut Tribuana, di RSUD bukan hanya dokter spesialis saja juga ada petugas medis yang lainnya seperti perawat dr.Umum, Bidan dan sebagainya. Semua itu harus diperhatikan,” Sebut  Direktur Tribuana Tunggal Dewi,” tandasnya. (Spt/Mtn)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved