Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 22 09 2020
INDEX BERITA

DPW MOI Riau Rapat Eveluasi Panitia Rakerwil Lewat Zoom Meeting
Bupati Kampar Serahkan 91 Bantuan Sosial Beras (BSB)
Aliman Makmur: Areal PT RPS Bukan Lagi Di Kawasan Industri
Monitoring Dan Evaluasi Atas Progress Rencana Aksi
Bupati Kampar Tanam Benih Jagung
Nurbit : Melalui Sosialisasi Kita Berharap Masyarakat Mematuhi Protokol Kesahatan
Pasangan ELMAR Akan Berikan Garansi Dan Asuransi Jika Petani Gagal Panen
Sefianus Zai : PT. MUP Sebaiknya Taat Hukum UU Ketenaga Kerjaan
LSM: Pembangunan Danau Rusa Diduga Gagal Kontruksi
Jajaran Polda Riau Kunjungan Dan Silaturahmi Dengan Ketua DPP IKJR Prov Riau
Bupati Kampar Sosialisasikan Perbup Nomor 44 Tahun 2020
Anggota DPRD Kampar, Minta Dinas Periwisata Serius Awasi Proyek Danau Rusa Kampar
MA Pelaku Tabrak Lari Pesepeda Akhirnya Serahkan Diri
Mobil Yang Diduga Penabrak Pesepeda Akhirnya Di Temukan
Wujud Syukur Atas Anugerah Kemerdekaan Yang Ke 75, Bupati Kampar Terima UPK 75 Ribu
Penegak Hukum Dan Semua Elemen Masyarakat Harus Ambil Bagian Berantas Narkoba
Sekda Kampar : Data Kembali Masyarakat Agar Jangan Ada Yang Kelaparan Dan Pastikan Layanan Kesehatan
Sekda Kampar : Data Kembali Masyarakat Agar Jangan Ada Yang Kelaparan Dan Pastikan Layanan Kesehatan
Sekda Kampar : Data Kembali Masyarakat Agar Jangan Ada Yang Kelaparan Dan Pastikan Layanan Kesehatan
DL Ditangkap Reskrim Polres Kampar Di Rohul
MOI Sudah Memiliki Lebih 300 Perusahaan Media Online Di Seluruh Indonesia
Terkait Dana PMBRW, Jaksa Sita Beberapa Dokumen Di Kantor Camat Tenayan Raya
Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera P2WKSS
Yusri: Kabupaten Kampar Selalu Naik Level Dari Tahun Ke Tahun
Fajar Menanti S: Partai Beringin Karya Bukanlah Partai Peserta Pemilu
DPRD Rokan Hilir
Terkait Adanya Informasi Aksi Mogok Para Dokter Di RSUD RM
Ketua DPRD Rohil, H. Nasrudin Hasan Lakukan Sidak

Jumat, 13/10/2017 - 12:43:51 WIB
Ketua DPRD Rohil, H. Nasrudin Hasan bersama dengan Sekretaris Komisi D, Hj.Suryati saat melakukan inspeksi mendadak***
 
MEDIATRANSNEWS, BAGANSIAPIAPI - Menyikapi Terkait adanya informasi aksi mogok para dokter di RSUD RM Pratomo, Ketua DPRD Rohil, H. Nasrudin Hasan bersama dengan Sekretaris Komisi D, Hj.Suryati melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Jumat-(13/10/2017)

Dalam melakukan inspeksi di RSUD RM.Pratomo itu, Nasrudin  yang didampingi sekretaris komisi D langsung menuju ruang Direktur RSUD RM. Pratomo dan melakukan pertemuan secara mendadak.

Pertemuan itu  di hadiri oleh Direktur, RSUD TribuanaTunggal Dewi, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta dokter yang membidangi pelayanan medis dan Keperawatan.

Dalam rapat, Ketua DPRD Rohil pertanyaan kepada pihak RSUD RM.Pratomo terkait informasi mogok kerja yang dilakukan oleh para dokter spesialis tersebut.

“Apapun ceritanya pelayanan kepada masyarakat jangan sampai terganggu, pelayanan kepada masyarakat tetap yang paling utama,” Tegas Nasrudin

Pihaknya mengimbau kepada para dokter spesialis yang bertugas di RSUD Pratomo untuk memahami kondisi daerah. melakukan tindakan mogok kerja tersebut tentunya kurang baik dimata dokter umum lainnya,” Imbaunya.

Masalah yang dihadapi DPRD  tentu sudah  memahaminya , oleh sebeb itu hari senin depan  DPRD akan mengundang seluruh pihak yang terkait yaitu  Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Direktur RSUD, BKD, BPKAD, Inspektorat, dan Dinas  Kesehatan,

“Kalau masalah tunjanagan bukan hanya dokter spesialis saja, tunjangan kepala dinas , direktur RSUD, tunjangan anggota dewan pun belum dibayarkan, jadi itu bukan dijadikan sesuatu hal untuk membuat suatu gerakan tidak menentu, mungkin saja itu ada keinginan lain.

Makanya rapat melalui komisi D segera di laksanakan untuk mencari apa yang terbaik. kalau ada keluh kesah, kedepannya bagaimana tidak ada lagi keluhan.

Kalau hari ini mereka (dokter spesialis red) tidak bisa masuk bagaimana besok bisa masuk agar pelayanan ke masyarakat tidak terganggu,” Ungkapnya.

Disebutkan Nasrudin, saat ini kondisi keuangan daerah  tidak seimbang antara kebutuhan dengan uang yang ada.

“Didalam rapat nanti, kita akan menyampaikan seperti apa kondisi keuangan daerah kepada teman-teman IDI. Kita harapkan  agar IDI bisa menyampaikan kepada nggotanya, baik dokter umum maupun dokter spesialis,” Pungkasnya.

Dalam paparanya, Direktur RSUD, Tribuana Tunggal Dewi mengatakan bahwa tidak semua dokter spesialis yang melakukan mogok kerja.

“Dikatakan mogok tidak, karna ada juga teman kita dokter spesialis yang masuk melaksanakan tugasnya, seperti spesialis oprasi masih ada. Hanya saja dokter spesialis tidak hadir di poli saja,” Kata Tribuana.

Diakuinya, dokter spesialis yang tidak hadir  itu dikarenakan ketidakjelasan pembayaran tunjangan kesejahteraan  bulan  Nopember dan Desember tahun lalu.

Yang baru dibayar kepada dokter spesialis tahun 2017 ini sampai bulan mei. Juni sampai saat ini bulan oktober belum dibayarkan oleh pemerintah daerah, itu dikarenakan belum adanya ketersediaan dana, “Saya berharap mudah-mudahan besok setelah mengadakan pertemuan di DPRD ada penyelesaian,” harapnya .

Sebut Tribuana, di RSUD bukan hanya dokter spesialis saja juga ada petugas medis yang lainnya seperti perawat dr.Umum, Bidan dan sebagainya. Semua itu harus diperhatikan,” Sebut  Direktur Tribuana Tunggal Dewi,” tandasnya. (Spt/Mtn)***



Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved