Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 05 Juni 2020
INDEX BERITA

Kapolres Pelalawan AKBP Indra W, S.IK Berikan Penghargaan Beprestasi
Anggota DPRD Pekanbaru Berjanji Mengusut Persoalan Bantuan Covid
Wagubri Menilai Ketahanan Pangan Merupakan Hal Penting
RN Ketua DPC BPAN, Angkat Bicara Terkait Galian C Illegal Di Rohul
Ranperda Revisi RPJMD 2017-2020 Kota Pekanbaru Ditolak Gubernur
Gerakan Nahdlatul Ulama Riau Peduli Covid-19
DPC IKNR Siak Hulu Bagikan Sembako Dan Masker Kepada Warga
Upaya Pemutus Rantai Covid-19, Sekda Pemkab Lampung Utara Turut Membagikan Masker
SDN 01 Semuli Raya Nyaris Ambruk, Kades Semuli Raya Angkat Bicara

Pemerintah Berikan Bantuan Untuk Peserta JKN-KIS Kelas III
Warga Desa Tanah Merah Terima Bantuan Tahap 2
Satgas Nias Peduli Covid-19 Riau Berbagi Kasih Dan Berkat
KJB Salurkan Bantuan Menyentuh Masyarakat
Polres Lampura Bagikan Sembako Tahap Ke Empat
Hamdani Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Minta Usut Kasus Pengusiran Wartawan
LSM Dan Masyarakat, Menduga Walikota Gusit Sebagai Benteng Sang Kades
Victor Parulian, Nafsu Proyek Tak Terbendung Pada Saat Rakyat Lapar
Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Pembunuhan LJF
Kepala Desa Baru Siak Huku M, Haris CH Bagikan 300 Masker Sama Warganya
Pengurus MOI Riau Audensi Dengan Kominfo Prov Riau
Anotona Nazara, SE, Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kampar Masa Bahkti 2019-2024


Diduga Salah Gunakan DD, Masyarakat Laporkan Edieli Batee
Rokan Hulu
Motif pencabulan Akhirnya Terungkap
Pengaruh Alkohol PI Khilaf Melakukan Pencabulan

Kamis, 20/04/2017 - 07:30:58 WIB
PI yang Melakukan Pencabulan baesama BB  saat di Kantor Polisi***
 
MEDIATRANSNEWS, TAMBUSAI - Pencabulan anak dibawah umur yang  dilakukan oleh PI (41),  warga Dusun Tangkerang Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai dengan korban Bunga (8) memberi kesaksian yang tak terduga.

Saat ditanya apa penyebab dirinya melakukan perbuatan yang sangat keji kepada Bunga dibawah umur, PI mengaku dirinya khilaf melakukan hal tersebut kepada Bunga yang baru berumur 8 tahun.

"Pada saat saya melakukan hal tersebut, saya dalam keadaan mabuk keras gara-gara pengaruh alkohol lah yang menyebabkan saya berbuat senekat itu bang," katanya, Senin (17/4/2017) di Polsek Tambusai.

Ia menambahkan, pengaruh minuman keras tersebut lah yang membuat dirinya gelap mata, pasalnya saat itu dirinya juga menyimpan rasa kepada ibu dari Bunga.

"Saya memang ada rasa dengan ibunya, waktu itu saya dalam keadaan mabuk mau menemuinya, tapi saat itu saya tidak menemukan ibu nya, dan saat itu saya liat ada anaknya sedang tidur, entah mengapa saya langsung nafsu melihatnya dan saya bawa ke kebun sawit dekat itu," jelasnya.

Lebih lanjut diakuinya, perbuatan keji tersebut baru pertama kali dilakukanya, itu pun karna pengaruh minuman keras. Dirinya sangat menyesal dengan perbuatan yang dilakukanya.

"Memang saya berencana pernah ingin memiliki anak dari ibunya, tapi kami beda agama, makanya saya pikir-pikir dulu. Pada saat itu memang saya memang mau menemui ibunya, tapi gak ada," terangnya.

Masih ditempat yang sama, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto melalu‎i kapolsek Tambusai, AKP. Yulihasman mengaku saat ini pelaku sudah ditahan di polsek Tambusai.

Ia dilaporkan setelah mencabuli bocah 8 tahun sebut pada  Sabtu malam (15/4/2017) sekitar pukul 21.30 Wib.

Dirinya‎ menyebutkan, perbuatan bejat itu dilakukan pelaku terhadap anak tetangganya dengan cara menculiknya dari rumah.

"PI membekap mulutnya dan membawanya ke perkebunan sawit tidak jauh dari depan rumah korban, dan mencabulinya dengan cara memasukkan jari ke kemaluan korban," katanya.

Ia menambahakan, ibu korban berinisial Len boru Pan (40) yang pada saat kejadian malam itu sedang menonton televisi ke rumah tetangga dan meninggalkan korban tidur di rumah sendirian.

selanjutnya, saat ibu korban pulang dan  tidak melihat lagi anak gadisnya di rumahnya, ia langsung mencarinya dengan bertanya kesana kemari.

setelah beberapa lama, anak nya pun pulang dan menceritakan semua perlakuan pelaku," imbuhnya.

berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 57 / IV /2017/ Riau / Rohul /sek. Tambusai,tanggal 16 April 2017,  Polisi kemudian turun ke TKP dan membekuk pelaku dengan barang bukti berupa, 1 lembar celana dalam, 1 Potong Celana dan 1 Potong baju.

memang pelaku dan ibu korban sepertinya ada hubungan, entah hubungan sepesial atau seperti apa, menurut pengakuan pelaku, dirinya ada niat untuk menikahi ibunya," pungkasnya.(Mat)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved