Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 25 Juni 2019
HUT Kota Pekanbaru Ke-235 Bakal Digelar di Area Car Free Night

Pemko Pekanbaru Teken MoU Dengan Go-Pay Dan GoJek

Kejari Pekanbaru Pastikan Kasus Jalan TPA Diusut

Pemko Safari Ke Masjid An Nur

Soniwati Wau Bersama Zukri Misran Kembali Duduk Di Kursi DPRD Prov Riau

DPW MOI Riau Terdata Secara Resmi Di Kesbangpol Riau

Walikota Pekanbaru Raih Penghargaan Satya Lancana Karyabhakti Praja Nugraha

Jhonny Siahaan Ketua DPD I IPK Provinsi Riau Lantik DPD II IPK Kota Pekanbaru Dan PAC

Proyek Lapas Anak Yang Baru Siap Di Kerjakan Sudah Mulai Rusak

3 OPD Pemko Pekanbaru Terima Penghargaan

Alfedri Resmi Dilantik Menjadi Bupati Siak Difinitif

Taja Sosialisasi Empat Pilar Ke Masyarakat

MPP Sangat Memberi Kemudahan Akses Masyarakat Karena Letaknya Strategis

Wako Pekanbaru Terima Bantuan Rp.401,5 M Dari Kemendikbud

Mandagri: Satpol PP, Satlinmas Sebagai Momentum Dedikasi Perjuangan

Wako, Sangat Menyayangkan Aksi Turun Ke Jalan

Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, Tinjau MPP Pekanbaru

Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, Tinjau MPP Pekanbaru

H.Firdaus ST MT Pastikan HUT Damkar Dipimpin Mendagri

Babinsa Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMUN 12

Pekanbaru
Terkait Laporan Proyek Jalan TPA Muara Fajar
Kejari Pekanbaru Pastikan Kasus Jalan TPA Diusut

Sabtu, 25/05/2019 - 00:18:01 WIB
Plang Proyek Jalan TPA Muara Fajar***
 
PEKANBARU - Dugaan penyelewengan pada proyek pekerjaan jalan ke tempat pembuangan sampah Muara Fajar Rumbai Pekanbaru semakin bergulir.

Proyek pekerjaan dinas pekerjaan umum kota Pekanbaru tahun 2018 senilai 3.9 M lenih ini dilaporkan oleh beberapa aktifis.

Salah satu adalah laporan Sefianus Zai yang dilayangkan ke Kejari Pekanbaru  pada Februari 2019.

Kajari melalui plh kasi intel kejari Pekanbaru yang dikonfirmasi wartawan menyampaikan bahwa laporan saudara Sefianus Zai sedang di proses oleh kejaksaan. Jumat 24/05/2019.

Ia mengatakan bahwa kejaksaan Pekanbaru sangat serius menangani kasus korupsi dikoya Pekanbaru.

" Kami  telah dua kali  menyurati Inspektorat untuk koordinasi dan meminta hasil pemeriksaan inspektorat sebagai APIP," jelasnya

Surat pertama tertanggal 6 Maret dan surat kedua tanggal 25 April 2019 meminta agar Inspektorat memeriksa proyek yang di maksud.

Ia menambahkan bahwa kedua surat kejaksaan tersebut barulah di balas oleh Inspektorat Pekanbaru tanggal 03 Mei 2019.

Dalam surat Inspektorat menyatakan bahwa  inspektorat sedang memproses permintaan kejari tersebut akan  tetapi dikarenakan keterbatasan dari pegawai yang ada dan jumlah pekerjaan  yg sedang ditangani,  maka laporan tersebut  belum bisa diselesaikan segera... ," paparnya menjelaskan isi surat dari Inspektorat yang ada dihadapannya.

Plh Kasi Intel meyakinkan wartawan bahwa kasus tersebut pasti akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

Ditempat yang sama Sefianus Zai yang ikut dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa yakin kepada kejaksaan bisa menuntaskan dugaan korupsi di Pemko Pekanbaru ini.

" Saya optimis Kejari mampu mengusut kasus ini, karena kejari Pekanbaru tentunya pasti akan membuktikan bahwa cibiran masyarakat kepada Kejari Pekanbaru bahwa Kejari Pekanbaru mandul dalam mengusut kasus korupsi di patahkan," ucapnya.

Sefianus Zai yang juga ketua LBH Bernas sekaligus pemimpin umum salah satu media online  ini menilai bahwa ini momentum  bagi kejaksaan negeri Pekanbaru menunjukkan kepada masyarakat bahwa Kejari tidak main mata.

Sementara itu Kepala Inspektorat Pekanbaru Sayamsuir yang di konfirmasi media melalui pesan WhatApp sampai berita ini ditayangkan tidak membalas pesan wartawan walau pesan sudah dibaca. (Team)***





() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved