Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 20 Juli 2019
Harris: Mengembangkan Ekosistem Kreatifitas Dan Inovasi Daerah

Bupati Pelalawan, HM Harris Impian Menerapkan Smart City

HM Harris Pimpin Apel Perdana Masuk Kerja Usai Lebaran Idul Fitri 1440 H 2019

HM Harris: Wujudkan Guru Sehat, Murid Cerdas, Pendidikan Berkualitas

PT Musim Mas Lakukan Penanaman Perdana Kebun Kemitraan

Fakir Miskin Di Kabupaten Pelalawan Dapat Teratasi

Terima DIPA APBD Dan APBN Sebesar Rp 1,45 Triliun

Musrenbang RKPD Tahun 2019 Di Kecamatan Teluk Meranti Kab.Pelalawan

Isteri Nekat Habisi Nyawa Suaminya

Sosok Lelaki Bernisial AH Ditemukan Telah Tidak Bernyawa

Pelalawan
Program Pelalawan Cerdas
HM Harris: Wujudkan Guru Sehat, Murid Cerdas, Pendidikan Berkualitas

Senin, 08/04/2019 - 10:47:44 WIB
Bupati Membacakan Nama Guru yang mendapat kesempatan Umroh***
 
PELALAWAN - Program Pelalawan cerdas yang merupakan salah satu program unggulan Bupati Pelalawan HM Harris telah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pelalawan. Hal ini dapat dirasakan melalui kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Pemkab Pelalawan untuk mendukung program tersebut seperti pendidikan gratis, tenaga pendidik yang berkualitas serta perbaikan fasilitas yang dinamis.
 
Sebagai komitmen Bupati Pelalawan dalam mewujudkan salah satu program unggulannya (Pelalawan Cerdas,red) yaitu adanya landasan hukum Pendidikan gratis ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 tahun 2013, serta untuk menguatkan penerapan pendidikan gratis ini, Pemkab Pelalawan telah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 13 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Gratis. Sehingga dengan adanya kebijakan tersebut Program Pelalawan Cerdas diharapkan menjadi solusi cerdas dalam meningkatkan kualitas pendidikan di negeri tuah seiya sekata ini.
 
Selain itu, Pemkab Pelalawan juga telah menganggarkan dana penyelenggaraan pendidikan  Tahun 2017 sebesar 24,92% atau hampir dua puluh lima persen dari APBD Pelalawan. Di dalam pendidikan gratis ini,  intinya ada 3 poin penting dimaksud dengan sekolah gratis. Poin pertama, gratis dari segala macam bentuk uang pembangunan fisik. Artinya siswa tidak dipungut biaya bangunan seperti uang pembangunan kelas, musholla, laboratorium, toilet dan lain sebagainya. Pokoknya, apapun bentuk pembangunan fisik di sekolah, siswa tidak akan dikenakan biaya.
 
Untuk poin kedua, buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau buku pelajaran. Mulai dari SD hingga SMA/sederajat, pelajar tidak dikenakan biaya untuk membeli buku. Karena itu, sekolah tidak akan menjual LKS ataupun buku pelajaran, karena telah dianggarkan dalam APBD.
 
Sementara Poin ketiga yaitu  pemberkasan atau verifikasi. Adapun maksud dari poin ketiga ini adalah  siswa  akan mendapatkan kebutuhan sekolah berupa sepatu, kaos kaki dan seragam sekolah atau disebut full gratis. Namun full gratis ini hanya diperuntukkan bagi fakir miskin dan golongan tak mampu saja.
 
Selain itu, Tahun 2017 ini, Pemkab Pelalawan kembali menggelontorkan beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dan berprestasi. Besaran beasiswa mencapai itu Rp 2,6 miliar, diperuntukkan bagi mahasiswa Pelalawan yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia. Dana bantuan beasiswa tersebut berasal dari APBD Pelalawan 2017. Program beasiswa ini merupakan program tahunan yang sudah berjalan beberapa tahun.
 
Dengan adanya program tersebut, Bupati juga menghimbau agar semua pihak mendukung dan melaksanakan program ini. Terutama bagi Dinas Pendidikan Pelalawan agar lebih pro-aktif dengan terjun kelapangan. “Disdik Pelalawan harus turun ke lapangan untuk memantau langsung implementasi Program Pendidikan Gratis ini, jangan hanya menerima laporan saja”, ungkap Bupati beberapa waktu lalu.
 
Pemkab Pelalawan dalam mewujudkan program  Pelalawan cerdas tidak cukup hanya melalui pendidikan gratis tetapi juga dari segi kuantitas, kualitas, dan kesejahteraan guru selaku tenaga pendidik.  Untuk mencapai hal tersebut Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pendidikan melakukan beberapa kebijakan dan terobosan.
 
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan Drs. H. Syafruddin, M.Si saat ditemui media ini diruang kerjanya baru-baru ini mengatakan bahwa dari segi Kuantitas guru di Pelalawan masih tergolong cukup. Sementara mengenai kualitas guru juga terus membaik dan meningkat dari tahun ke tahun baik dari segi disiplin dan pengetahuan dan Syafruddin mengatakan akan terus mengadakan bimtek, pelatihan dan sosialisasi dengan sesuai anggaran yang ada demi terciptanya tenaga pendidik yang berkualitas.
 Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang tersenyum, orang berdiri
“Kita selalu melakukan evaluasi secara berkelanjutan dan menyiapkan tenaga pendidik yang berkualitas baik dari segi kualitas maupun disiplin guru agar dapat menjadi teladan yang ditranformasikan kepada murid”, ungkap Syafruddin
 
Selain itu, Mantan Kadisdukcapil kabupaten Pelalawan ini menyampaikan bahwa Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pendidikan Pelalawan  menjalin kerjasama dengan pihak Kumpulan Perobatan Johor (KPJ) Hospital spesialis Malasya. Adapun bentuk kerjasama ini antara lain bahwa guru-guru yang berobat ke Malasya akan mendapat diskon sebesar 30% (tiga puluh  persen) serta kerjasama dibidang pendidikan yaitu anak didik yang berminat dapat melanjutkan pendidikan ke di KPJ Universitas bidang kesehatan (kedokteran).
 
“Dengan adanya kerjasama ini, Guru (PNS) yang  berobat ke rumah sakit KPJ Malasya akan mendapat diskon 30% (tiga puluh persen) dan anak didik kita yang mau melanjutkan ke KPJ University di bidang kesehatan (kedokteran) dapat diterima”, kata Syafruddin.
 
Kerjasama antara Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pendidikan dengan KPJ Malasya ini juga diapresiasi oleh Bupati Pelalawan HM Harris. Acara Kerjasama Antara Dinas Pendidikan Dengan KPJ Healthcare Berhad Specialist Hospital Dalam Rangka HUT PGRI Ke 72 dan HGN Ke 24 Tahun 2017 digelar  Gedung Daerah Kantor Bupati Pelalawan tanggal 27 November 2017 yan lalu.
 
Acara yang bertema membangun pendidikan karakter melalui ketedalan guru tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan, para guru dan kepala sekolah dari berbagai  sekolah, Kepala Dinas Pendidikan, Darmawi selaku Owner Diva Ikhlas Tour. Sementara dari dari pihak KPJ Healthcare Berhad Specialist Hospital dihadiri Mhd Khairuddin Khudri beserta rombongannya.
 
Bupati Pelalawan yang menghadiri acara tersebut dalam sambutannya mengatakan untuk menciptakan murid yang cerdas, pendidikan berkualitas maka guru selaku tenaga pendidik harus berkualitas dan sehat. “untuk mewujudkan pendidikan berkualitas tentu murid harus cerdas dan tentunya gurunya juga harus berkualitas dan sehat. Kecerdasan Bangsa ini ada ditangan para guru-guru semua”, kata  Bupati Pelalawan dua periode ini.
 
HM Harris juga mengapresiasi terobosan dan inovasi yang dilakukan Dinas Pendidikan kabupaten Pelalawan serta Mhd Khairuddin Khudri yang telah bersedia dan memilih kabupaten Pelalawan untuk berbagai ilmu. “Dikhususkan kepada anak-anak kita yang akan melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi atau universitas sesuai kebutuhan /keinginan anak kita dapat memamfaatkan kerjasama ini”, kata Harris mengakhiri sambutannya.
 
Acara tersebut ditandai dengan penyerahan voucher umroh untuk 10 orang guru masing-masing senilai Rp.1.500.000,- dan voucher perobatan untuk 25 orang guru masing-masing senilai Rp.1.850.000,- yang dipersembahkan oleh Diva Ikhlas Tour. Penyerahan voucher ini diberikan secara simbolik oleh Bupati Pelalawan, Wakil Bupati Pelalawan dan Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan, Drs. H. Syafruddin, M.Si kepada guru yang mendapat kesempatan tersebut.
 
Sementara disinggung mengenai upaya Pemkab Pelalawan dalam pemerataan pendidikan yang berkualitas, Kepala Dinas Pendidikan Syafruddin menjelaskan pihaknya selalu melakukan monitoring dan pembenahan secara berkelanjutan dan simultan ke daerah daerah sehinggar pelayanan pendidikan bisa merata di setiap daerah. 

“Kita telah memaksimalkan Peran Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), agar lebih pro-aktif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya untuk memastikan program-program pendidikan berjalan dengan baik sesuai rencana dan aturan karena UPTD sebagai perpanjangan tangan Dinas Pendidikan” ungkap mantan Kadisducapil Kabupaten Pelalawan ini.
 
Menurutnya, dengan memaksimalkan UPTD Pendidikan di daerah-daerah maka masalah pendidikan dapat segera teratasi. Dengan kata lain, tanggung jawab mereka (Kepala UPTD) bukan sebatas mengawasi pekerjaaan guru saja melainkan setiap ada permasalahan di sana juga harus menjadi tanggungjawab mereka sebelum dilimpahkan ke Dinas Pendidikan.(Advetorial/Diskominfotik Pelalawan)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved