Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 21 08 2019
Babinsa Koramil 01 Rengat Adakan Sosialisasi Dan Patroli

Syukri Kembali Jadi Yang Terbaik Di Riau

Bupati Rokan Hulu Tempati Janji Resmi Menghentikan Operasional PT RSI

Randai Kuantan Di TMMD 98 Obati Rindu Perantau

Komandan Kodim 0302 Inhu Dan Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD

Gubri Tinjau Realisasi Fisik RS Indrasari Rengat yang Dibangun Dengan APBD Riau

Ayah Bayi Malang Di Lirik Inhu Kembali Masuk Bui

Dandim 0302 Inhu Buka Apel Danramil Dan Babinsa

Kodim 0302 Inhu Laksanakan Beberapa Kegiatan

Wabup Sampaikan Tiga Pesan Untuk ASN

Koramil 04 Pasir Penyu Buat Jamban Masyarakat Kurang Mampu

Suami Cari Nafkah, Istri Cari Nikmat Dengan Pria Lain

Yopi: Jadilah Sosok Teladan Bagi Lingkungan Kerja Dan Masyarakat

Akan Pentingnya Pengetahuan Wawasan Kebangsaan Dan Bela Negara

Pangdam I/BB Kunker Ke Kompi B Yonif 132/Bima Sakti

Kades Ajukan Keberatan, PTPN V Lanjut Terus

Tim KPK Kunjungi Kabupaten Inhu

LSM Desak Polsek Segera Tangkap Pelaku Perampokan

Perusahaan PHK Karyawan 32 Orang Tanpa Pesangon

Aris Nduru: Minta Aparat Pelakunya DI Tangkap

Perkerasasn Jalan Ala Kades Lala Di Complain Warga

Wabup Inhu H Khairizal Keluarkan Ultimatum

Pemkab Inhu Gelar Rapat Konsultasi Publik

Kejari Rengat Eksekusi Dan Jebloskan 2 Terpidana Korupsi

Pencapaian Kerja Teuku Rahman Selama Menjabat Kajari Rengat

Yopi: Jika Desa Hebat Bupatinya Pasti Hebat

Ratusan Jamaah Masjid AR Rahman Rengat Tetap Lakukan Salat Gerhana

Yopi Akan Segera Kumpulkan Camat Se Inhu

Adila A : Pemkab Inhu Harus Segera Lakukan Perbaikan

Inderagiri Hulu
Usai Lafalkan Ijab Qabul
Ayah Bayi Malang Di Lirik Inhu Kembali Masuk Bui

Senin, 27/02/2017 - 13:37:08 WIB
Prosesi pernikahan tersangka AR di Masjid Mapolres Inhu. (foto: Hms Polres Inhu)***
 
MEDIATRANSNEWS, RENGAT - Mungkin kita masih ingat dengan kasus penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di depan Pos Kamling, Desa Gudang Batu, Kecamatan Lirik, Indragiri Hulu, Riau pada beberapa waktu lalu. Kini kedua orangtua bayi itu melangsungkan pernikahan dan sah menjadi suami istri.

Mereka melangsungkan pernikahan di masjid Mapolres Inhu. Pernikahan keduanya berlangsung khidmad dan mengharukan. Terlebih, saat mempelai pria lafalkan ijab qabul di depan penghulu. Air mata kedua mempelai pun tidak terbendung, karena dirinya tidak menyangka akan menikah saat ditimpa masalah hukum.

Apa lagi, usai melangsungkan pernikahan, mempelai pria tersebut kembali ke tahanan sebagai tersangka. Mempelai itu adalah, AR (23) dan ES (17).

Keduanya melangsungkan pernikahan di Mesjid Ikhsan Arrahman Mapolres Inhu, karena mempelai prianya berstatus tersangka atas kasus tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Ads
Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui Paur Humas Polres Iptu Yarmen Djambak, menjawab GoRiau.com, Sabtu (25/2/2017) menyebutkan bahwa, pernikahan itu dilangsungkan atas persetujuan pihak keluarga kedua mempelai.

"Akad nikah dilangsungkan pada, Jumat (24/2/2017) sore, yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Rengat, Mistar Abdurrahman. Sedangkan yang bertindak sebagai wali nikah adalah Rubianto, selaku ayah kandung mempelai wanita," ujar Yarmen.

Prosesi akad nikah yang berlangsung cukup mengharukan itu juga dihadiri oleh keluarga besar kedua mempelai, penyidik Unit PPA Inhu, Kepala Desa Wonosari tempat keduanya tinggal dan P2TP2A Inhu yang diwakili Mulya Santoni.

"Pernikahan ini adalah bukti kalau status tahanan tidak menghalangi hak seseorang untuk melangsungkan pernikahan. Dan juga, pernikahan ini diharap bisa menjadi penyemangat agar tidak mengulangi tindakan pidana kembali," tegas Yarmen.

Sebagai mana diberitakan GoRiau.com sebelumnya, AR tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Inhu sejak, Selasa (14/2/2017) lalu atas laporan polisi yang dibuat ayah ES yang tidak terima anak gadisnya dicabuli hingga hamil dan melahirkan.

Namun sebelumnya, tersangka AR itu juga berusaha mengelabui polisi dengan modus telah menemukan sesosk bayi perempuan di depan Pos Kamling, Desa Gudang Batu, Jalan Lintas Timur, Lirik. Karena kasihan, dirinya mengantarkan bayi itu ke Puskesmas Lirik untuk mendapat perawatan medis.

Akan tetapi, polisi tidak kala pintar dari AR, hasil penyelidikan, olah TKP dan keterangan AR yang menimbulkan kecurigaan, akhirnya mengantarkan dirinya kebalik jeruji besi penjara. Dimana, tersangka akhirnya mengakui bahwa anak yang ditemukannya itu adalah anak kandungnya hasil hubungan gelap dengan pacarnya ES.

Bahkan, tersangka mengaku bahwa, bayi tersebut tidak dibuang. Melainkan, begitu siap melahirkan di rumah kekasihnya ES, di Desa Mekar Sari, AR membawa bayi tersebut ke rumahnya, namun kedua orangtua AR menyuruh untuk segera membawa ke Puskesmas Lirik.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat 3 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman diatas lima tahun penjara.***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved