Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 21 Mei 2019
INDEX BERITA

Peripurna Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Atas LKPD Prov. Riau Tahun 2018
Pemkab Kampar Distribusikan 17 Milyar Untuk Kecamatan Kampar Kiri Tengah
Bupati Kampar: Pemkab Telah Usulkan Program Prioritas Ke Pusat
Puskesmas Kampar Timur Kecamatan Kampar Menuju Akreditasi
Wabup Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Kateman
Kabupaten Inhil Kembali Raih Opini WTP Dari BPK Perwakilan Riau
Amankan Seorang Wanita Yang Diduga Pengedar Narkoba
Amril Mukmini Ajak Masyarakat Giatkan Zakat
Pemko Safari Ke Masjid An Nur
Drs H Syamsuar MSi Ajak Masyarakat Dukung Gema Riau Berzakat
Syamsuar; Kolaborasi Pendidikan Dan Kebudayaan Sumber Kekuatan Bangsa
Menjelang Lebaran ; Wabup Inhil Minta Pihak Terkait Awasi Speedboat yang Melebihi Kapasitas
Bupati Rohul Lantik Sembilan Kepala Desa Terpilih
Sekda Sebut HSNI Sarana Penyalur Informasi
Satreskrim Way Kanan Tangkap DPO Kasus Curas
Gubernur Riau Didamping Wakil Gubernur Riau Memberikan Penghargaan Kepada Siswa Dan Guru Berprestasi
Pemprov Riau Gelar Rapat Sinkronisasi Pendidikan Di Riau
Yasona Laoly Menkuham RI Tinjau Rutan Siak
Soniwati Wau Bersama Zukri Misran Kembali Duduk Di Kursi DPRD Prov Riau
Pemdakab Rokan Hilir Bangun Kampung Siaga Bencana
Pemkab Inhil Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Tanjab Barat Dan Tanjab Timur
Pemkab Rohil Tingkatkan Status Puskesmas Rawat Jalan Menjadi Puskesmas Rawat Inap
Amril Serahkan Bantuan Dan Santunan Kepada 128 Penerima
Drs. H. Achmad Kadis Kominfo Way Kanan Apresiasi Pemilu Berjalan Kondusif
Wabup Inhil H Syamsuddin Uti Hadiri Musrenbangnas Di Jakarta
Bengkalis
Terbesar Ketiga di Provinsi Riau
Total Nilai Investasi Di Kabupaten Bengkalis

Kamis, 28/02/2019 - 10:01:00 WIB
Total investasi di Kabupaten Bengkalis tahun 2018 (Januari-Desember), baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp1.941.742.320.000***
 
BENGKALIS – Total investasi di Kabupaten Bengkalis tahun 2018 (Januari-Desember), baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp1.941.742.320.000.

Sesuai data yang dirilis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, total investasi tersebut terbesar ketiga setelah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Kota Dumai.Namun dari sisi jumlah proyek investasi, Bengkalis lebih besar dibandingkan Inhil yang hanya 99 proyek. 

Sedangkan Bengkalis sebanyak 135 proyek.“Berdasarkan jumlah proyek investasi, Bengkalis juga berada diurutan ketiga setelah Dumai dan Pekanbaru yang masing-masing 179 dan 172 proyek,” jelas Basuki Rakhmad, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPSP) Kabupaten Bengkalis, Selasa malam, 26 Februari 2019.

Masih menurut mantan Camat Mandau ini, total Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terserap sebanyak 2.339 orang dan Tenaga Kerja Asing (TKA) hanya 1 orang.Dijelaskannya, keberhasilan berada pada peringkat ketiga tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Riau yang langsung diterimanya.

Penghargaan tersebut, sambung Basuki, diserah Kepala DPMTSP Provinsi Riau Evarefita di Ruang Rapat DPMPTSP Provinsi Riau Lt.2 Menara Lancang Kuning Pekanbaru, Senin, 25 Februari 2019.

“Diserahkan sempena Forum Perangkat Daerah Provinsi Riau di Bidang Penanaman Modal dan PTSP Tahun 2019,” terang Basuki.Masih menurut Basuki, forum tersebut bertujuan untuk mensinergikan arah kebijakan prioritas pembangunan Provinsi Riau dan Kabupaten/Kota di bidang investasi dan PTSP.

“Sekaligus menyelaraskan rencana kerja awal tahun 2020 dengan usulan program dan kegiatan Perangkat Daerah Kabupaten/Kota dan pemangku kepentingan lainnya di bidang investasi. Tentu termasuk dengan DPMPSP Kabupaten Bengkalis,” jelasnya.

Sesuai kebijakan Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Basuki mengatakan, pihaknya akan memberikan kemudahan kepada calon investor yang ingin menanamkan modalnya di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.

Masih kata Basuki, pihaknya sudah berkomitmen melayani investor dengan cara menyajikan informasi yang akurat tentang perizinan, nonperizinan, potensi ekonomi, dan sektor-sektor yang diunggulkan.

“Sesuai misi kedua Kabupaten Bengkalis 2016-2020, kami siap untuk melayani dan memfasilitasi semua pihak yang berminat untuk melakukan pengurusan perizinan dan nonperizinan serta untuk menanamkan modalnya dan melaksanakan kegiatan bisnis di Kabupaten Bengkalis, bekerja sama membangun yang berkelanjutan dan berawasan lingkungan,” tegas pria berkacamata ini.

Adapun misi kedua yang dimaksudkan Basuki tersebut adalah "Terwujudnya Pengelolaan Seluruh Potensi Daerah dan Sumber Daya Manusia untuk Kemakmuran Rakyat".(Diskominfotik)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2017 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved